Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

FUAD Laksanakan Prosesi Yudisium Ke-2


Batusangkar.FUAD - Sebanyak 60 Sarjana Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengikuti kegiatan yudisium pada Senin (21/02) pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Prosesi ini dilaksanakan secara offline bertempat di Aula FUAD dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Yudisium diikuti oleh 60 Sarjana yang berasal dari enam jurusan, yakni jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT), Psikologi Islam (PSI), Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Pemikiran Politik Islam (PPI) dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Prosesi Yudisium kali ini mengusung tema “People Come and Go But Memory Stay Forever”. 


Dalam sambutannya Dekan FUAD yang diwakili oleh Wakil Dekan II Dr. M. Haviz, M.Si. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh yudisi yang telah menjadi sarjana dan berhasil menamatkan diri dari FUAD, “boleh bahagia tapi harus ingat, ini merupakan awal atau gerbang dari pintu kesuksesan yang diinginkan”, pungkasnya. Pada akhir sambutan, beliau mengajak kepada seluruh sarjana untuk tidak melupakan IAIN Batusangkar terkhusus FUAD, di mana para sarjana dididik dan ditempa agar dapat berguna bagi masyarakat. 


Lulusan terbaik FUAD diperloleh Hafizah Alhusna, S.Psi dengan IPK 3,96 dari jurusan Psikologi Islam. Dalam pesan kesan sarjana FUAD yang diwakili langsung oleh lulusan terbaik, Hafizah Alhusna menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Civitas Akademika IAIN Batusangkar terkhusus yang berada di FUAD. Sejalan dengan tema yudisium kali ini, Hafizah mengatakan, “banyak kenangan, baik yang sangat menguras pikiran dalam perkuliahan, maupun pengalaman-penalaman indah, keramahan dosen-dosen, teman-teman, terkhusus untuk semua ilmu yang diberikan akan menjadi pengalaman dan kesan yang tidak akan terlupakan selama mengampu pendidikan di FUAD”. 

Dalam yudisium ini Rio Febrian, S.Sos mengukir sejarah menjadi lulusan pertama dari Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI). Dalam prosesi yudisium ini juga dilaksanakan pengambilan janji sarjana Psikologi yang diikuti oleh 9 sarjana baru jurusan tersebut. Prosesi Yudisium tetap berjalan dengan Khidmat walaupun dilaksanakan dengan protokol kesehatan, dikarenakan masih masifnya pernyebaran virus corona. (IM/JH)
Share:

Jurusan Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar Cetak Lulusan Perdana

Batusangkar.FUAD - Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar berhasil mencetak lulusan perdananya. Ia adalah Rio Febrian yang menjadi lulusan perdana setelah menempuh ujian Skripsi dan dinyatakan lulus oleh tim penguji, Rabu (9/02/2022) di ruang ujian FUAD.

Ketua Prodi PPI, Dewi Dahlan merasa bangga jurusan yang didirikan Desember 2017 sudah meluluskan satu orang. Rasa bangga Kajur Muda Perempuan ini semakin memuncak takkala mengetahui Rio Febrian menamatkan studi di Jurusan Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar dengan masa studi 3 Tahun 6 Bulan 20 Hari.

“Alhamdulillah…, selamat Rio, Ini adalah Pencapaian luar biasa, semoga semakin mumudahkan rio dalam menapaki masa depan yang lebih gemilang dan terbilang. Terimakasih kepada dosen pembimbing dan seluruh dosen dan tendik Jurusan pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar atas bantuan dan kerjasamasnya. semoga Jurusan PPI semakin Terdepan. Tutur Dewi.

Rio merasa senang menjadi lulusan pertama Jurusan Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar. Ia tertarik masuk ke Jurusan Pemikiran Politik Islam karena Ilmu Politik merupakan salah satu Basic sains dalam rumpun Ilmu Sosial. dan teryata memiliki prospek kerja yang sangat beragam dalam berbagai bidang seperti angota Apartur Pemerintah Pusat dan daerah, Partai Politik, Staf dan Anggota legislatif, Konsultan politik, Analis Politik, Pengamat politi, Peneliti, PR Politik, Jurnalis Politik, Penyelenggara dan pengawas pemilihan Umum, Lsm/NGO’s. dan lain-lainnya.

“Saya senang bisa meninggalkan legacy di Jurusan Pemikiran Politik Islam. Kalau kita kenal basic ilmunya, akan lebih mudah mengerjakan ilmu yang lain-lain,” kata Rio.

Selama kuliah, Rio mengaku suasana perkuliahan sangat bersahabat. Ia merasa diterima seperti anggota keluarga. Jurusan Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar memiliki Dosen-dosen Muda yang kreatif dan energik yang syarat pengalaman, bahkan dalam project penelitian dan pengabdian dosen kita mahasiswa selalu dilibatkan. ini pengalaman luarbiasa.

“Mereka sangat welcome banget. Sistem belajarnya seperti diskusi. Apa yang ingin kita tahu, mereka mengajak ngobrol. Dosen pembimbing juga sama. Sistem perkulihannya sangat  menarik dan keren.” kata Rio.

Dengan keberhasilannya yang tak disangka-sangka, Rio Febrian telah mampu melewati perjalanan yang lumayan panjang dan tidak mulus terus pastinya. Berkat dukungan dan motivasi dari keluarga, dosen dan teman, bisa menyelesaikan tugas akhir tepat waktu.

“Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, perjuangannya harus lebih keras. Karna dengan semester yang makin naik, pasti perjuangannya juga lebih tinggi. Maka, carilah lingkungan teman yang bisa membuat kita tambah rajin dan tambah semangat, karna itu sangat memiliki pengaruh besar kepada kita.”, pesannya. sumber : semangatislam.id

Share:

Youtube

Fanspage