Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar Jalin Kerjasama Dengan Pemuda Karang Putih Aia Dingin Kab. Solok

Batusangkar.FUAD - Sabtu 30 Juli 2021, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar jalin kerjasama program pemberdayaan masyarakat dengan Pemuda Karang Putih Jorong Data, Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok.
Pada kegiatan tersebut Ketua Pemuda Karang Putih Aulia mengatakan kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jurusan pengembangan masyarakat Islam IAIN Batusangkar yang ingin melakukan kerjasama pada program-program pemberdayaan masyarakat dengan pemuda karang putih. Nanti kita bisa berkolaborasi untuk memajukan dan memperkuat kegiatan-kegiatan kepemudaan dan kegiatan-kegiatan lainnya di Nagari. Sebenarnya kami sebagai pemuda sangat membutuhkan ide-ide dan gagasan-gagasan dari jurusan Pengembangan Masyarakat Islam agar kami bisa membina generasi muda Jorong Padang Data Nagari Aia Dingin.

Hal senada juga disampaikan oleh Dosen Pengembangan Masyarakat Islam Iswadi, MA beserta kawan-kawan, bahwasanya Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam akan memberikan pokok fikirannya bersama-sama dengan pemuda dan pihak Wali Nagari , serta tokoh-tokoh untuk memberdayakan masyarakat Nagari Aia Dingin, sebab di Nagari ini banyak potensi-potensi yang bisa kita lakukan untuk program-program pemberdayaan, sehingga nantinya masyarakat Nagari Aia Dingin menjadi masyarakat yang berdaya.

Pemuda Karang Putih Jorong Padang Data Nagari Aia Dingin sangat kompak dan masih menjaga nilai-nilai kegotong royongan, ini terbukti bahwasanya Pemuda Karang Putih sedangan menggagas lapangan sepak bola untuk generasi muda dan di tambah dengan semua pihak sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pemuda, baiak itu dari pihak nagari maupun tokoh-tokoh masyarakat.

Pemuda Karang Putih menyadari bahwasanya untuk meningkatkan kreatifitas dari pemuda dan menyalurkan bakat anak nagari perlu direncanakan atau di buat lapangan olahraga sebagai wadah penyaluran bakat dan menciptakan generasi unggul dalam bidang olahraga. Ketua Pemuda berharap, dengan adanya lapangan sepak bola ini pemuda Karang Putih Jorong Data Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok semakin kompak dan jauh dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Sumber : islam.semangatnews.com
Share:

Persiapan Final Magang, FUAD Adakan Rapat dan Orientasi Magang 2021

Batusangkar.FUAD - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan rapat akhir jelang pelaksanaan magang FUAD 2021 di ruang rapat Dekan pada selasa (27/7). Hadir dalam rapat tersebut, Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan 2, Ketua Jurusan Selingkup FUAD, Kepala Labor dan seluruh panitia magang FUAD 2021. Dalam rapat tersebut dibahas mengenai persiapan FUAD untuk menggelar magang yang akan berlangsung selama tiga bulan mulai tanggal 2 Agustus 2021 sampai dengan 30 Oktober 2021.

Bukan hanya rapat persiapan, panitia magang FUAD juga menggelar orientasi magang pada Rabu (28/7) untuk mahasiswa calon peserta magang dengan tujuan mahasiswa dapat memahami mengenai pelaksanaan magang, serta dapat membuat persiapan menjelang keberangkatannya ke tempat magang masing-masing.

Pelaksanaan orientasi magang sendiri langsung dipimpim oleh Ketua Jurusan masing-masing dengan menghadirkan pemateri dari Instansi dan Lembaga terkait yang akan menerima mahasiswa magang FUAD. Pada dasarnya magang ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja kepada mahasiswa, di mana mahasiswa nantinya setelah lulus akan menempuh dunia kerja tersebut. Penempatan magang juga ditentukan berdasarkan jurusan masing-masing. Terdaftar sebanyak 173 mahasiswa FUAD yang akan mengikuti magang dan akan disebar ke 40 Instansi dan Lembaga terkait. Diharapkan mahasiswa nantinya dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dari tempat magang dan merasakan bagaimana berada di dunia kerja serta dapat mengambil nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas diri masing-masing.

"Mahasiswa peserta magang harus memperhatikan norma-norma yang barlaku di tempat magang masing-masing, dengan selalu memperhatikan kedisiplinan dan memperlihatkan akhlak baik. Diharapkan dengan dilaksanankannya magang ini, seluruh mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat pada bangku perkuliahan serta mengambil ilmu-ilmu baru dari tempat magangnya agar mahasiswa sendiri dapat meningkatkan kapasitas diri masing-masing", ungkap Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Ummul Huda, M.Pd.

Berlangsung serentak secara online, orientasi magang FUAD 2021 berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Diharapkan pelaksanaan magang dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. (Zn/Jh)

Share:

Pererat Kekeluargaan, FUAD Adakan Upgrading

Batusangkar.FUAD - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan acara upgrading di tiga tempat sekaligus, yakni objek wisata Air Turun, Masjid Tuo, dan Kopi Kawa Daun khas Pariangan pada Kamis (22/7). Dalam acara ini hadir seluruh Civitas Akademika FUAD IAIN Batusangkar yang berjumlah 40 orang.

Untuk menemukan keseimbangan dalam kesejahteraan setiap civitas akademika FUAD, diakan sebuah kegiatan upgrading di sela-sela padatnya kegiatan yang ada, upgrading ini bertujuan  untuk membangun kesolitan antara suatu tim, meskipun terkesan menyenangkan namun mengandung unsur kebersaman yang dapat merefresh ulang sel syaraf yang penat dan mempererat hubungan yang renggang karena rutinitas masing-masing.  Pimpinan, dosen dan tendik selingkup FUAD menghadiri acara tersebut dengan antusias, mulai dari pemberian materi dan mengikuti kegiatan outbound. 



"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan patut untuk diteruskan, saya ingin ke depannya kita saling bekerjasama dengan baik tampa harus mencari-cari kesalahan orang lain artinya kita saling bahu-membahu membuat kemajuan FUAD ini di mana FUAD sudah menjadi rumah kedua bagi kita dan kitalah yang berkewajiban untuk memajukannya", ungkap Dekan FUAD Dr. Akhyar Hanif, M.Ag.

Dalam kegiatan ini para civitas akademika diminta untuk melewati beberapa tantangan, seperti melewati jalan yang terjal dimana menuntut kerja sama, kehati-hatian dan kepedulian antara satu orang dengan orang yang lainnya. Melewati beberapa tantangan yang tidak biasa, dan mengosong tema dekat dengan alam, membuat para peserta terlihat menikmati meskipun sudah mengikuti berbagai rancangan kegiatan.



Para panitia merupakan bagian dari civitas akademika FUAD, juga mampu menyusun kegiatan yang cukup rapi. Dengan memanfaatkan lokasi yang tidak berada jauh dari kampus, juga membuat kegiatan ini menjadi lebih ringan namun bermakna. (ZN/JH/MA)


Share:

MLB Prodi PMI : Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Era Society 5.0


Batusangkar.FUAD – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menggelar acara Webiner Musyawarah Luar Biasa (MLB) Forum Komunikasi Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (Forkommasi) se Sumatera Barat di Auditorium Kampus II IAIN Batusangkar, pada Jum’at (2/7). Hadir sebagai pemateri utama dalam acara ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy.

Orang nomor dua di Sumbar yang juga “Milenial Minang” ini menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini masyarakat di dorong untuk dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0. Beliau juga mengatakan “peran Pemerintah dalam memberdayakan masyarakat di Era 5.0 dengan mempertahankan kearifan lokal perlu mengenalkan peran Society 5.0 pada kehidupan sehari-hari, Social Cyber System and Machine Learning in Era Society 5.0”.

Peran milenial (pemuda) sangat berpengaruh terhadap perubahan Era Sosiety 5.0, yaitu mempergunakan teknologi dengan sebaik-baiknya sehingga mampu mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik menjadi satu.

Ada tiga hal ditandai dengan akan hadirnya Era Society 5.0, yaitu :

1. Munculnya bisnis baru yang strategi yang lebih inovatif dan Intangible Assets (aset tak berwujud fisik) yang bisa diperjual belikan, seperti aplikasi online.

2. Muncul profesi profesi baru yang sebelumnya dengan berbasis Internet of Thins (IoT), Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan robotika untuk bisa bersaing.

3. Solusi menghasilkan produk unggul yang menghasilkan produk dengan memanfaatkan teknologi menggunakan tenaga kerja yang handal dalam IoT.

“Society 5.0 ialah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 seperti Internet on Things (IoT), Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), Big Data (data dalam jumlah besar), dan robot untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” jelasnya.

Untuk mengatasi itu, tentunya ada tiga kemampuan utama dalam menghadapi society 5.0 yaitu, yang pertama kemampuan memecahkan masalah kompleks dan dapat menjadi problem solver bagi dirinya serta orang banyak. Kedua kemampuan untuk berpikir secara kritis dan peka terhadap kehidupan sosial dan yang ketiga Kemampuan untuk berkreativitas berbasis Internet of Things (IoT).

Selanjutnya Wagub Sumbar yang milenial ini juga menjelaskan menyikapi hal tersebut, peran aktif pemuda di era 5.0 harus memiliki kekuatan moral, kontrol sosial dan bisa menjadi agen perubahan.“Generasi muda harus siap menghadapi era Society 5.0 di Indonesia dengan manfaatkan SDM yang ada, karena SDM di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Society 5.0 sebagai komplemen revolusi Industri 4.0, perlu diarahkan pada generasi muda untuk kemajuan bangsa Indonesia dimasa mendatang,” harapnya.

Menurut pandangannya konsep revolusi revolusi 4.0 dan Society 5.0 tidak memiliki perbedaan yang jauh. Sebenarnya konsep revolusi 4.0 dan Society 5.0 tidak memiliki perbedaan yang jauh. Hanya saja konsep Society 5.0 lebih memfokuskan konteks terhadap manusia. “Era 4.0 kita bisa mengakses juga membagikan informasi di internet. Dan Society 5.0 adalah era dimana semua teknologi adalah bagian dari manusia itu sendiri. Internet bukan hanya sekedar untuk berbagi informasi melainkan untuk menjalani kehidupan”, ungkap Audy.

Ia juga menambahkan bahwa dalam Society 5.0 Berbagai isu sosial akan teratasi dan manusia akan terlepas dari berbagai macam keterbatasan dalam hidup, seperti jarak dan lokasi sudah tidak lagi menjadi kendala. “Nantinya semua langkah kita bisa diketahui melalui JPS, bahkan jarak dan lokasi sudah tidak lagi menjadi kendala, dari segi pengiriman barang, kesehatan, pendidikan, pekerjaan seperti sekarang ini kerja tidak perlu dari kantor (work from home) semua bisa dilakukan secara jarak jauh dari rumah tanpa harus bertemu secara fisik,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Batusangkar, Dr. Marjoni Imamora, M.Sc menyampaikan, bahwa revolusi industri 4.0 menggunakan kecerdasan buatan sebagai komponen utama dan Society 5.0 menggunakan teknologi modern dan mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya. “Jika segala kecanggihan teknologi tidak akan membawa manfaat apabila manusia sebagai pengguna tidak dapat mengoperasikannya. Manusia tidak cukup hanya sebatas memahami atau diberikan sebuah sebuah teori saja, harus berpikir kritis, kreatif dan konstruktif,” ujar Marjoni.

Adanya pembaharuan pada era tersebut dapat menghasilkan nilai baru dengan elaborasi dan kerja sama pada sistem, informasi dan teknologi yang juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan atau Human Capital. (ZN/JH). Sumber : Semangatnew.com (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)

 

Share:

Rektor IAIN Curup Kunjungi FUAD IAIN Batusangkar

 


Batusangkar.FUAD – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup  Provinsi Bengkulu dampingi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) kunjungan FUAD IAIN Batusangkar, Kamis (1/7). Kunjungan ini dilakukan untuk menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) terkait Tridharma Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, FUAD IAIN Curup sudah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dan MoA dengan FUAD IAIN Batusangkar, kedatangan kali ini adalah untuk memperbarui kerjasama yang sebelumnya sudah berjalan dengan baik. Rektor IAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd dalam sambutannya di ruang pertemuan Dekan FUAD IAIN Batusangkar menyampaikan, "besar harapan untuk dapat bersinergi dalam pengembangan publikasi artikel Ilmiah terindeks Scopus dan berakreditasi nasional, serta juga Penelitian, Pengabdian dan seminar bersama, antara dosen karyawan dan mahasiswa". Selain itu, beliau juga menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat dari FUAD IAIN Batusangkar yang terlihat antusias dengan kunjungan ini.

Dekan FUAD IAIN Batusangkar Dr. Akhyar Hanif, M.Ag menyambut baik kedatangan rombongan dari FUAD IAIN Curup ini. Mengingat MoA dan MoU yang sudah ada ditandatangani oleh Dekan sebelumnya, perlu kiranya dengan pergantian manajemen FUAD untuk memperbarui kerjasama dari kedua Fakultas. "Tentunya, dengan adanya pembaruan dari dokumen kerjasama ini kedua Fakultas dapat saling mendorong dalam kemajuan bersama",ungkap beliau.


Sementara itu, FUAD IAIN Curup yang diwakili Wakil Dekan Akademik Hariyan Toni, S.Sos.I., M.A menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kerjasama dalam hal merdeka belajar antara FUAD IAIN Curup dan FUAD IAIN Batusangkar.

Besar harapan, melalui MoAdan SPK ini kedua Fakultas dapat saling berbagi dalam berbagai hal. Selain itu, pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi antara FUAD IAIN Batusangkar dan FUAD IAIN Curup, hendaknya mampu memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan, dalam mewujudkan program merdeka belajar. (ZN/JH)

 

Share:

Youtube

Fanspage