Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

297 Mahasiswa Baru FUAD IAIN Batusangkar Ikuti PBAK Online/Daring

Batusangkar.FUAD - Mengusung Tema “Unggul, Berkarakter, dan Berprestasi Dalam Bingkai Moderasi Beragama” Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menyambut 297 mahasiswa baru dari total 2.104 Mahasiswa Baru pada tingkat Institut dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2021, yang digelar secara online/daring pada rabu 1 september 2021.

Kegiatan PBAK IAIN Batusangkar tahun 2021 yang digelar secara blended (daring dan luring), selama tiga hari selasa 31 agustus 2021 sampai 2 september 2021. Kegiatan luring dipusatkan di auditorium Kampus II, dan daring melalui zoom meeting serta youtube. Dibuka oleh Rektor IAIN Batusangkar yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd. yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Tanah Datar Bapak Nursyirwan, SH, S.Sos, MT dan Seluruh Pejabat IAIN Batusangkar. Kegiatan ini berlangsung dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat mengingat pandemi covid-19 masih melanda.

Sedangkan pada tingkat Fakultas dan Jurusan, kegiatan PBAK digelar pada hari rabu (1/9) secara online/daring melalui aplikasi zoom meeting. PBAK 2021 FUAD dibuka langsung oleh Dekan FUAD Dr. Akhyar Hanif, M.Ag, dihadiri oleh Wakil Dekan dan Ketua Jurusan selingkup FUAD serta Kabag TU Yarman, S.Ag, M.A yang bertindak sebagai moderator. 

Dalam sambutannya, Dekan FUAD menyambut hangat kedatangan mahasiswa baru serta memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar selalu semangat menuntut ilmu selama berada di IAIN Batusangkar khususnya pada FUAD. 

"Selamat datang di FUAD, pintu gerbang kesuksesan ananda semua", ungkap Dr. Akhyar Hanif, M.Ag.

Setelah pembukaan dan arahan dari Pimpinan FUAD, kemudian mahasiswa baru FUAD diajak untuk berkenalan dengan Jurusan masing-masing. Dalam hal ini dipimpin oleh masing-masing Ketua Jurusan, terdapat 7 jurusan pada FUAD yakni Komunikasi Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Psikologi Islam, Pemikiran Politik Islam, dan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir.

Kegiatan PBAK FUAD 2021 berjalan dengan lancar dan antusias dari mahasiswa baru. Diharapkan semangat dari mahasiswa baru ini dapat bertahan bahkan meningkat sampai menyelesaikan pendidikannya. Selamat datang mahasiswa FUAD 2021 di Kampus Siar Islam Refleksi Surau Minangkabau (Zn/Jh)

Share:

59 Mahasiswa FUAD IAIN Batusangkar Ikuti Yudisium Secara Daring

Batusangkar.FUAD - Sebanyak 59 mahasiswa program strata 1 Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengikuti kegiatan yudisium yang diselenggarakan FUAD pada senin, (30/8). Yudisium ini dimulai pukul 09.00 secara luring dan daring melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di youtube.

Kegiatan yudisium tersebut dihadiri Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Ketua Prodi selingkup FUAD. Acara yudisium dibuka oleh Dekan FUAD Dr. Akhar Hanif, M.Ag dan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Irman, S.ag, M.Pd

Dekan FUAD menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menuntaskan pembelajarannya di FUAD IAIN Batusangkar. Dekan berpesan kepada mahasiswa agar tetap semangat dan pantang menyerah meski berada pada situasi pandemi Covid-19.Selain itu, Dekan juga berpesan agar mahasiswa yang telah lulus dapat memanfaatkan ilmu yang didapat selama belajar di bangku kuliah dengan baik. Sehingga dapat ikut berkontribusi nyata dalam masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia. Selain itu, sebagai alumni mereka dihimbau untuk tetap menjaga nama baik alamamater IAIN Batusangkar.

“Kami hanya memberikan mereka bekal ilmu, selanjutnya mereka harus bisa menghadapi kehidupan bermasyarakat dengan memanfaatkan ilmu yang didapat,” tegas Akyar.

Dilakukan secara luring dan daring, kegiatan Yudisium ini berlangsung khidmat. Pada acara yudisium tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada lulusan IPK tertinggi  dan skripsi terbaik . IPK  tertinggi di raih oleh mahasiswa Prodi Psikologi Islam  yakni Nurul Aulia Fitrah dari Prodi Psikologi Islam (IPK 3,89) dengan lama studi 3 Tahun, 6 bulan 11 hari.sementara pada saat yang sama juga diserahkan penghargaan terhadap penulisan  skripsi terbaik pada lulusan masih-masing prodi antara lain; Rahma Fira Yendri  dari Prodi Ilmu perpustakaan dan Informasi Islam,  Imro Atur Rodhiyah dari  Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fatimah Azzahra dari  Pengembangan Masyarakat islam, Vivi Mairoza dari Prodi Psikologi Islam jran Islam Imro Atur Rodiyah, dan Adri Nofrizal dari Prodi Ilmu Alqur’an dan Tafsir. (sumber : islam.semangatnews.com)

Share:

Jurusan PMI IAIN Batusangkar Raih "Akreditasi Baik"

Batusangkar.FUAD - Alhamdulillah,  berdasarkan surat keputusan dari  BAN-PT pada tanggal 24 Agustus 2021 Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Batusangkar raih "Akreditasi Baik". Setelah sebelumnya dilakukan asesmen lapangan pada tanggal 11 dan 12 Agustus 2021 secara daring.

Dengan terakreditasinya jurusan PMI ini, membawa angin segar bagi IAIN Batusangkar dan mahasiswa jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Sebab dengan terakreditasinya jurusan merupakan legalitas pengakuan sebuah jurusan.Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar Dr. Akhyar Hanif, M.Ag menyampaikan:

“Puji syukur, Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah banyak membantu, kepada Bapak Rektor Dr. Marjoni Imammora, M.Sc beserta jajaran, Bapak Dr. Ulya Atsani, S.H, M.Hum (Ketua Lembaga Penjaminan Mutu) beserta jajaran, Bapak Dekan, Ibu Direktur Pascasarjana beserta jajaran selingkup IAIN Batusangkar, Ketua Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (Rahmawati, M.Pd ), GPM Fakultas, Dosen-Dosen selingkup FUAD, mahasiswa, dan TIM akreditasi PMI yang solid dengan berjuang sepenuh hati dan jiwanya” ujarnya.ekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah berharap, semoga Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam terus berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan jurusan ini menjadi jurusan yang terbaik. Sebab Jurusan ini mempunyai potensi yang sangat besar di tengah-tengah masyarakat dalam melakukan kegiatan pemberdayaan terhadap masyarakat. (sumber : lansano.com)

Share:

Tingkatkan Quality Assurance: FUAD IAIN Batusangkar selenggarakan Rapat Evaluasi

Batusangkar.FUAD - Dalam rangka menyambut semester Ganjil tahun ajaran 2021/2022, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar yang terdiri dari 7 Program Studi yang diantaranya Ilmu Alquran dan Tafsir, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Pemikiran Politik Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Psikologi Islam dan Jurnalistik Islam   gelar rapat. Rapat dosen dilakukan secara daring melalui ZOOM . Tepat pukul 14.00 WIB rapat ini dimulai dan dihadiri oleh Dekan, para wakil dekan, Kajur, Kabag, Kasubag akademik,  dan kemahasiswaan, Gugus Penjaminan Mutu dan para dosen baik Dosen tetap  maupun  Dosen Luar Biasa (DLB) yang dilaksanakan hari Kamis (20/08/2021).

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dr. Akhyar Hanif, M.Ag, menyampaikan terkait evaluasi proses belajar mengajar di semester genap kemarin. Ia berharap, pada semester ini para dosen dapat  melaksanakan  perkulihan dengan maksimal meskipun perkuliahan masih dilaksanakan secara daring.

Pembahasan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan I Dr. Irman, S.Ag., M.Pd. Dalam paparannya, Ia menjelaskan bahwa perkuliahan semester ganjil ini dimulai Senin, 6 September 2021.

“Dalam perkuliahan semester genap ini masih dilaksanakan secara daring dan juga secara blended learning untuk beberapa mata kuliah yang diperlukan praktikum. Blended learning ini diperluas mencakup mata kuliah yang dipilih program studi,” terangnya.

Untuk memaksimalkan proses belajar mengajar, Irman juga mewajibkan kepada seluruh dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah untuk membuat RPS dengan format terbaru yang telah ditetapkan oleh IAIN Batusangkar.

Ia juga menegaskan bahwa pada saat proses pembelajaran daring, dosen harus memenuhi hal-hal berikut:1) mengunggah RPS dan bahan ajar secara online di ecampus IAIN Batusangkar, 2) mendokumentasikan batas pertemuan perkulihan, 3)  Mengisi Absensi di ecampus 4) melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal dengan durasi waktu yang lebih fleksibel.

Acara dilanjutkan dengan proses diskusi para dosen dengan membahas terkait sharing dan evaluasi terkait problem dan kendala selama proses perkulihan. Salah satu permasalahan yang ditemui adalah kurang aktifnya proses belajar mengajar secara daring dengan dosen, keterbatasan gerak bagi mahasiswa dalam proses PMB terutama matakuliah praktikum bimbingan tugas,dan  komunikasi dengan dosen dalam proses pembelajaran atau pun bimbingan tugas melalui online masih dirasa kurang maksimal, dan kurangnya materi/bahan ajar pendukung kompetensi mahasiswa.

Terkait dengan  temuan ini Dekan Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah IAIN Batusangkar akan berusaha mencarikan solusi dari semua persolan tersebut. sehingga proses perkulihan yang akan dilaksanakan dapat berjalan secara baik. (sumber : islam.semangatnews.com)

Share:

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar Lakukan Asesmen Lapangan Secara Daring

Batusangkar.FUAD - Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar lakukan Asesmen Lapangan secara daring pada 11 dan 12 Agustus 2021. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. Adapun Tim Asesor yang ditugaskan oleh BAN-PT adalah Dr. Najahan Musyafak, MA dari UIN Walisongo Semarang dan Dr. Yopi Kusmiati, M.Si dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan Asesmen Lapangan ini merupakan kegiatan Akreditasi pertama bagi jurusan PMI. Kegiatan Asesmen Lapangan ini berjalan dengan lancar dan semoga mendapatkan nilai yang diharapkan oleh jurusan PMI.

Pelaksanaan Asesmen Lapangan bagi jurusan PMI menjadi angin segar bagi jurusan dalam melakukan tridharma perguruan tinggi. Di samping itu, kegiatan ini tentunya juga membawa harapan yang besar bagi mahasiswa jurusan PMI IAIN Batusangkar. Sebab dengan telah dilakukan Asesmen lapangan ini, tentunya jurusan PMI mempunyai akreditasi jurusan. Output pada lulusan Jurusan PMI telah bisa menggunakan akreditasi jurusan untuk mengabdi di dunia kerja nantinya.

Dekan FUAD IAIN Batusangkar Dr. Akhyar Hanif, M.Ag, menuturkan, "semoga dengan dilakukan Asesmen Lapangan bagi jurusan PMI IAIN Batusangkar, bisa meningkatkan animo masyarakat untuk bergabung menjadi bagian keluarga besar jurusan PMI, dan terima kasih kami ucapkan untuk semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan Asesmen Lapangan ini".

Akreditasi Jurusan atau Program Studi merupakan ruh bagi sebuah perguruan tinggi, sebab dengan terakreditasinya jurusan merupakan legalitas pengakuan sebuah jurusan. ungkap Dekan yang mudah tersenyum ini.

Sementara itu Ketua Jurusan PMI IAIN Batusangkar Rahmawati, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan Asesmen Lapangan ini. (Sumber : lansano.com)

Share:

Mahasiswa Prodi Politik Islam IAIN Batusangkar Magang di DPRD Propinsi Sumatera Barat

Padang.FUAD - Guna mengetahui secara langsung aktivitas kerja di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sumatera Barat, 3 orang mahasiswa Program Studi Politik Islam IAIN Batusangkar melakukan  magang di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam 3 bulan kedepan (Agustus-Oktober).

Saat ditemui di DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (03/08/2021) Metri Hertika berusia 20 tahun yang akrab disapa Metri ini menjelaskan, selama mengikuti perkuliahan kita hanya mengetahui ilmu secara teori saja, saat ini melalui magang  kita akan berkecimpung  dan melihat secara langsung bagaimana aktivitas DPRD dalam menjalankan fungsinya.

Diakui metri , sebagai generasi millenial penerus bangsa dan negara, harus mengerti dan memaknai fungsi DPRD,  misalnya masalah legislasi. “Peraturan Daerah yang dirumuskan seluruh anggota dewan itu tidak semudah membalik telapak tangan, Peraturan Daerah  tentu saja melalui prosess persidangan yang sangat panjang dewan, ucap Metri.

Metri menuturkan, setelah tamat menyelesaikan kuliah di Prodi Politik Islam IAIN Batusangkar, ia bercita-cita ingin menjadi anggota legislatif,  mewakili kepentingan perempuan, meskipun sudah ada kebijakan affirmatif action 30% keterwakilan perempuan di parlemen. Namun sampai hari ini keterwakilan perempuan masih minim diparlemen. Namun sebelumnya sampai kesana, tentu harus banyak mempelajari tentang apa dan bagaimana menyerap aspirasi masyarakat lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara Khoiree Yakok, yang merupakan mahasiswa asal Thailand  menyebutkan, sengaja memilih Magang di DPRD Provinsi Sumatera Barat karena ingin mengetahui bagaimana aktivitas kerja di DPRD Propinsi Sumatera Barat.

“Magang disini banyak dapat ilmu secara langsung, apa yang diterapkan di perkuliahan secara teoritis, disinilah diterapkan prakteknya. Prodi Politik Islam berhubungan dengan kinerja DPRD. Mempunyai harapan kedepan dapat bekerja sesuai dengan ilmu yang dipelajari,” kata Khoiree didamping 2 orang rekannnya.

“Memilih DPRD Provinsi Sumatera Barat sudah tepat rasanya, pengaplikasian mata kuliah yang dipelajari beberapa semester di kampus tidak ada kendala yang berarti ditemukan selama ini. Walaupun baru beberapa hari, tapi sudah menemukan korelasi mata kuliah yang dipelajari dengan aktivitas  di DPRD Propinsi Sumatera Baratr,” pungkasnya. (sumber : islam.semangatnews.com)


Share:

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar Jalin Kerjasama Dengan Pemuda Karang Putih Aia Dingin Kab. Solok

Batusangkar.FUAD - Sabtu 30 Juli 2021, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar jalin kerjasama program pemberdayaan masyarakat dengan Pemuda Karang Putih Jorong Data, Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok.
Pada kegiatan tersebut Ketua Pemuda Karang Putih Aulia mengatakan kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jurusan pengembangan masyarakat Islam IAIN Batusangkar yang ingin melakukan kerjasama pada program-program pemberdayaan masyarakat dengan pemuda karang putih. Nanti kita bisa berkolaborasi untuk memajukan dan memperkuat kegiatan-kegiatan kepemudaan dan kegiatan-kegiatan lainnya di Nagari. Sebenarnya kami sebagai pemuda sangat membutuhkan ide-ide dan gagasan-gagasan dari jurusan Pengembangan Masyarakat Islam agar kami bisa membina generasi muda Jorong Padang Data Nagari Aia Dingin.

Hal senada juga disampaikan oleh Dosen Pengembangan Masyarakat Islam Iswadi, MA beserta kawan-kawan, bahwasanya Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam akan memberikan pokok fikirannya bersama-sama dengan pemuda dan pihak Wali Nagari , serta tokoh-tokoh untuk memberdayakan masyarakat Nagari Aia Dingin, sebab di Nagari ini banyak potensi-potensi yang bisa kita lakukan untuk program-program pemberdayaan, sehingga nantinya masyarakat Nagari Aia Dingin menjadi masyarakat yang berdaya.

Pemuda Karang Putih Jorong Padang Data Nagari Aia Dingin sangat kompak dan masih menjaga nilai-nilai kegotong royongan, ini terbukti bahwasanya Pemuda Karang Putih sedangan menggagas lapangan sepak bola untuk generasi muda dan di tambah dengan semua pihak sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pemuda, baiak itu dari pihak nagari maupun tokoh-tokoh masyarakat.

Pemuda Karang Putih menyadari bahwasanya untuk meningkatkan kreatifitas dari pemuda dan menyalurkan bakat anak nagari perlu direncanakan atau di buat lapangan olahraga sebagai wadah penyaluran bakat dan menciptakan generasi unggul dalam bidang olahraga. Ketua Pemuda berharap, dengan adanya lapangan sepak bola ini pemuda Karang Putih Jorong Data Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok semakin kompak dan jauh dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Sumber : islam.semangatnews.com
Share:

Persiapan Final Magang, FUAD Adakan Rapat dan Orientasi Magang 2021

Batusangkar.FUAD - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan rapat akhir jelang pelaksanaan magang FUAD 2021 di ruang rapat Dekan pada selasa (27/7). Hadir dalam rapat tersebut, Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan 2, Ketua Jurusan Selingkup FUAD, Kepala Labor dan seluruh panitia magang FUAD 2021. Dalam rapat tersebut dibahas mengenai persiapan FUAD untuk menggelar magang yang akan berlangsung selama tiga bulan mulai tanggal 2 Agustus 2021 sampai dengan 30 Oktober 2021.

Bukan hanya rapat persiapan, panitia magang FUAD juga menggelar orientasi magang pada Rabu (28/7) untuk mahasiswa calon peserta magang dengan tujuan mahasiswa dapat memahami mengenai pelaksanaan magang, serta dapat membuat persiapan menjelang keberangkatannya ke tempat magang masing-masing.

Pelaksanaan orientasi magang sendiri langsung dipimpim oleh Ketua Jurusan masing-masing dengan menghadirkan pemateri dari Instansi dan Lembaga terkait yang akan menerima mahasiswa magang FUAD. Pada dasarnya magang ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja kepada mahasiswa, di mana mahasiswa nantinya setelah lulus akan menempuh dunia kerja tersebut. Penempatan magang juga ditentukan berdasarkan jurusan masing-masing. Terdaftar sebanyak 173 mahasiswa FUAD yang akan mengikuti magang dan akan disebar ke 40 Instansi dan Lembaga terkait. Diharapkan mahasiswa nantinya dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dari tempat magang dan merasakan bagaimana berada di dunia kerja serta dapat mengambil nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas diri masing-masing.

"Mahasiswa peserta magang harus memperhatikan norma-norma yang barlaku di tempat magang masing-masing, dengan selalu memperhatikan kedisiplinan dan memperlihatkan akhlak baik. Diharapkan dengan dilaksanankannya magang ini, seluruh mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat pada bangku perkuliahan serta mengambil ilmu-ilmu baru dari tempat magangnya agar mahasiswa sendiri dapat meningkatkan kapasitas diri masing-masing", ungkap Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Ummul Huda, M.Pd.

Berlangsung serentak secara online, orientasi magang FUAD 2021 berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Diharapkan pelaksanaan magang dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. (Zn/Jh)

Share:

Pererat Kekeluargaan, FUAD Adakan Upgrading

Batusangkar.FUAD - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan acara upgrading di tiga tempat sekaligus, yakni objek wisata Air Turun, Masjid Tuo, dan Kopi Kawa Daun khas Pariangan pada Kamis (22/7). Dalam acara ini hadir seluruh Civitas Akademika FUAD IAIN Batusangkar yang berjumlah 40 orang.

Untuk menemukan keseimbangan dalam kesejahteraan setiap civitas akademika FUAD, diakan sebuah kegiatan upgrading di sela-sela padatnya kegiatan yang ada, upgrading ini bertujuan  untuk membangun kesolitan antara suatu tim, meskipun terkesan menyenangkan namun mengandung unsur kebersaman yang dapat merefresh ulang sel syaraf yang penat dan mempererat hubungan yang renggang karena rutinitas masing-masing.  Pimpinan, dosen dan tendik selingkup FUAD menghadiri acara tersebut dengan antusias, mulai dari pemberian materi dan mengikuti kegiatan outbound. 



"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan patut untuk diteruskan, saya ingin ke depannya kita saling bekerjasama dengan baik tampa harus mencari-cari kesalahan orang lain artinya kita saling bahu-membahu membuat kemajuan FUAD ini di mana FUAD sudah menjadi rumah kedua bagi kita dan kitalah yang berkewajiban untuk memajukannya", ungkap Dekan FUAD Dr. Akhyar Hanif, M.Ag.

Dalam kegiatan ini para civitas akademika diminta untuk melewati beberapa tantangan, seperti melewati jalan yang terjal dimana menuntut kerja sama, kehati-hatian dan kepedulian antara satu orang dengan orang yang lainnya. Melewati beberapa tantangan yang tidak biasa, dan mengosong tema dekat dengan alam, membuat para peserta terlihat menikmati meskipun sudah mengikuti berbagai rancangan kegiatan.



Para panitia merupakan bagian dari civitas akademika FUAD, juga mampu menyusun kegiatan yang cukup rapi. Dengan memanfaatkan lokasi yang tidak berada jauh dari kampus, juga membuat kegiatan ini menjadi lebih ringan namun bermakna. (ZN/JH/MA)


Share:

MLB Prodi PMI : Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Era Society 5.0


Batusangkar.FUAD – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menggelar acara Webiner Musyawarah Luar Biasa (MLB) Forum Komunikasi Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (Forkommasi) se Sumatera Barat di Auditorium Kampus II IAIN Batusangkar, pada Jum’at (2/7). Hadir sebagai pemateri utama dalam acara ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy.

Orang nomor dua di Sumbar yang juga “Milenial Minang” ini menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini masyarakat di dorong untuk dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0. Beliau juga mengatakan “peran Pemerintah dalam memberdayakan masyarakat di Era 5.0 dengan mempertahankan kearifan lokal perlu mengenalkan peran Society 5.0 pada kehidupan sehari-hari, Social Cyber System and Machine Learning in Era Society 5.0”.

Peran milenial (pemuda) sangat berpengaruh terhadap perubahan Era Sosiety 5.0, yaitu mempergunakan teknologi dengan sebaik-baiknya sehingga mampu mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik menjadi satu.

Ada tiga hal ditandai dengan akan hadirnya Era Society 5.0, yaitu :

1. Munculnya bisnis baru yang strategi yang lebih inovatif dan Intangible Assets (aset tak berwujud fisik) yang bisa diperjual belikan, seperti aplikasi online.

2. Muncul profesi profesi baru yang sebelumnya dengan berbasis Internet of Thins (IoT), Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan robotika untuk bisa bersaing.

3. Solusi menghasilkan produk unggul yang menghasilkan produk dengan memanfaatkan teknologi menggunakan tenaga kerja yang handal dalam IoT.

“Society 5.0 ialah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 seperti Internet on Things (IoT), Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), Big Data (data dalam jumlah besar), dan robot untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” jelasnya.

Untuk mengatasi itu, tentunya ada tiga kemampuan utama dalam menghadapi society 5.0 yaitu, yang pertama kemampuan memecahkan masalah kompleks dan dapat menjadi problem solver bagi dirinya serta orang banyak. Kedua kemampuan untuk berpikir secara kritis dan peka terhadap kehidupan sosial dan yang ketiga Kemampuan untuk berkreativitas berbasis Internet of Things (IoT).

Selanjutnya Wagub Sumbar yang milenial ini juga menjelaskan menyikapi hal tersebut, peran aktif pemuda di era 5.0 harus memiliki kekuatan moral, kontrol sosial dan bisa menjadi agen perubahan.“Generasi muda harus siap menghadapi era Society 5.0 di Indonesia dengan manfaatkan SDM yang ada, karena SDM di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Society 5.0 sebagai komplemen revolusi Industri 4.0, perlu diarahkan pada generasi muda untuk kemajuan bangsa Indonesia dimasa mendatang,” harapnya.

Menurut pandangannya konsep revolusi revolusi 4.0 dan Society 5.0 tidak memiliki perbedaan yang jauh. Sebenarnya konsep revolusi 4.0 dan Society 5.0 tidak memiliki perbedaan yang jauh. Hanya saja konsep Society 5.0 lebih memfokuskan konteks terhadap manusia. “Era 4.0 kita bisa mengakses juga membagikan informasi di internet. Dan Society 5.0 adalah era dimana semua teknologi adalah bagian dari manusia itu sendiri. Internet bukan hanya sekedar untuk berbagi informasi melainkan untuk menjalani kehidupan”, ungkap Audy.

Ia juga menambahkan bahwa dalam Society 5.0 Berbagai isu sosial akan teratasi dan manusia akan terlepas dari berbagai macam keterbatasan dalam hidup, seperti jarak dan lokasi sudah tidak lagi menjadi kendala. “Nantinya semua langkah kita bisa diketahui melalui JPS, bahkan jarak dan lokasi sudah tidak lagi menjadi kendala, dari segi pengiriman barang, kesehatan, pendidikan, pekerjaan seperti sekarang ini kerja tidak perlu dari kantor (work from home) semua bisa dilakukan secara jarak jauh dari rumah tanpa harus bertemu secara fisik,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Batusangkar, Dr. Marjoni Imamora, M.Sc menyampaikan, bahwa revolusi industri 4.0 menggunakan kecerdasan buatan sebagai komponen utama dan Society 5.0 menggunakan teknologi modern dan mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya. “Jika segala kecanggihan teknologi tidak akan membawa manfaat apabila manusia sebagai pengguna tidak dapat mengoperasikannya. Manusia tidak cukup hanya sebatas memahami atau diberikan sebuah sebuah teori saja, harus berpikir kritis, kreatif dan konstruktif,” ujar Marjoni.

Adanya pembaharuan pada era tersebut dapat menghasilkan nilai baru dengan elaborasi dan kerja sama pada sistem, informasi dan teknologi yang juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan atau Human Capital. (ZN/JH). Sumber : Semangatnew.com (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)

 

Share:

Rektor IAIN Curup Kunjungi FUAD IAIN Batusangkar

 


Batusangkar.FUAD – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup  Provinsi Bengkulu dampingi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) kunjungan FUAD IAIN Batusangkar, Kamis (1/7). Kunjungan ini dilakukan untuk menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) terkait Tridharma Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, FUAD IAIN Curup sudah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dan MoA dengan FUAD IAIN Batusangkar, kedatangan kali ini adalah untuk memperbarui kerjasama yang sebelumnya sudah berjalan dengan baik. Rektor IAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd dalam sambutannya di ruang pertemuan Dekan FUAD IAIN Batusangkar menyampaikan, "besar harapan untuk dapat bersinergi dalam pengembangan publikasi artikel Ilmiah terindeks Scopus dan berakreditasi nasional, serta juga Penelitian, Pengabdian dan seminar bersama, antara dosen karyawan dan mahasiswa". Selain itu, beliau juga menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat dari FUAD IAIN Batusangkar yang terlihat antusias dengan kunjungan ini.

Dekan FUAD IAIN Batusangkar Dr. Akhyar Hanif, M.Ag menyambut baik kedatangan rombongan dari FUAD IAIN Curup ini. Mengingat MoA dan MoU yang sudah ada ditandatangani oleh Dekan sebelumnya, perlu kiranya dengan pergantian manajemen FUAD untuk memperbarui kerjasama dari kedua Fakultas. "Tentunya, dengan adanya pembaruan dari dokumen kerjasama ini kedua Fakultas dapat saling mendorong dalam kemajuan bersama",ungkap beliau.


Sementara itu, FUAD IAIN Curup yang diwakili Wakil Dekan Akademik Hariyan Toni, S.Sos.I., M.A menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kerjasama dalam hal merdeka belajar antara FUAD IAIN Curup dan FUAD IAIN Batusangkar.

Besar harapan, melalui MoAdan SPK ini kedua Fakultas dapat saling berbagi dalam berbagai hal. Selain itu, pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi antara FUAD IAIN Batusangkar dan FUAD IAIN Curup, hendaknya mampu memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan, dalam mewujudkan program merdeka belajar. (ZN/JH)

 

Share:

Persiapan Magang, FUAD Jalin Kerjasama dengan Berbagai Tempat

 

Sumbar.FUAD – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar jalin kerjasama dengan berbagai tempat di Provinsi Sumatera Barat. Kerjasama ini dilakukan guna mempersiapkan tempat untuk kepentingan magang mahasiswa FUAD. Selain itu, beberapa tempat yang sudah terlebih dahulu terjalin kerjasama dalam bentuk MoU ataupun MoA juga dilakukan penjajakan agar nantinya mahasiswa dapat ditugaskan untuk magang di instansi atau lembaga terkait. Penjajakan sendiri sudah dimulai awal Juni 2021 dan masih berlangsung sampai saat ini.

Salah satu instansi milik pemerintah yang dikunjungi oleh Dosen dan Panitia Magang FUAD adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Prov.Sumbar. Kepala Dinas DPMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM menyambut baik kedatangan perwakilan dari FUAD ini, beliau dengan semangat ingin menjalin kerjasama dengan FUAD bukan hanya dalam hal magang, akan tetapi lebih luas lagi yang nantinya dituangkan dalam bentuk MoU ataupu MoA.

Untuk mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), FUAD melakukan kerjasama dan penjajakan ke instansi yang terkait jurusan tersebut. Instansi yang dipilih adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten dan juga Diskominfo milik Provinsi Sumbar.

Magang mahasiswa FUAD ditujukan bukan hanya pada instansi milik pemerintah, nantinya mahasiswa FUAD juga akan ditempat di berbagai tempat di luar instansi pemerintah seperti media massa. Salah satu tempat yang dituju adalah media massa langgam.id yang berlokasi di Kota Padang.


Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) juga sudah menggandeng beberapa perpustakaan yang berlokasi di Batusangkar, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Padang sebagai lokasi magang mahasiswanya. Diharapkan, dengan terjalinnya kerjasama dengan berbagai tempat ini FUAD lebih maju lagi dari berbagai lini serta nantinya mahasiswa FUAD yang melakukan magang dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dan dapat mendapatkan ilmu-ilmu baru dari tempat magang tersebut. (Zn/Jh)
 

Share:

FUAD Selenggarakan Workshop Evaluasi Kurikulum Jurnalistik Islam

Bukittinggi.FUAD – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar selenggarakan workshop evaluasi dan peninjauan kurikulum dengan tema “Arah Pengembangan Kurikulum Jurnalisitik Islam”, di Hotel Royal Denai Kota Bukittinggi. Workshop ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Rabu 9 Juni 2021 sampai dengan Jumat 11 Juni 2021.

Workshop ini menghadirkan dua pembicara utama yakni Hasril Chaniago dari Harian Umum Haluan dan Suyanto, PhD dari Universitas Riau. Selain membahas kurikulum, pada worshop ini juga dilaksanaan penyusunan borang untuk persiapan akreditasi empat jurusan yang ada di FUAD yakni Jurusan Psikologi islam, Ilmu Alquran dan Tafsir,Pengembangan Masyarakat Islam, dan Pemikiran Politik Islam. Tentunya agenda ini masih berada di bawah tanggungjawab Wakil Dekan Bidang Akademik Dr.Irman, S.Ag., M.Pd.

Dengan diselenggarakanya worshop ini, Dr.Irman, S.Ag., M.Pd berharap jurusan Jurnalisitik Islam dapat lebih maju lagi untuk kedepannya. “Jurusan Jurnalistik Islam ini memang jurusan baru, akan tetapi dengan tenaga pengajar atau dosen yang ada saat ini saya yakin jurusan ini dapat berkembang lebih maju lagi ke depannya, bahkan bisa menjadi jurusan unggulan untuk IAIN Batusangkar sendiri”.

Sementara itu, Dekan FUAD Dr. Akhyar Hanif, M.Ag mengapresiasi kegiatan workshop ini. “Bukan hanya menambah pengetahuan, kegiatan ini juga dapat menambah keakraban dari keluarga besar FUAD dan tetunya dapat memacu semangat serta motivasi untuk mengembangkan FUAD secara khusus dan IAIN Batusangkar umumnya”, pungkas beliau. selain itu, beliau juga mengungkapkan bahwa jurusan Jurnalistik Islam ini lahir untuk menjawab peluang besar bagi pelaku kreatif media yang di dalamnya termasuk para jurnalis yang akan berkiprah pada dunia media ini.

Workshop ini ditutup dengan penyampaian hasil diskusi dari para dosen Jurnalistik Islam mengenai usulan kurikulum Jurnalistik Islam dan penyampaian hasil kerja setiap tim persiapan akreditasi jurusan. Diharapkan dengan dilaksanakannya workshop ini, jurusan Jurnalistik Islam dapat berkembangan dengan pesat dan lebih baik serta persiapan akreditasi keempat jurusan di FUAD dapat selesai sesuai dengan jadwalnya dan hasil yang didapatkan maksimal. (ZN/JH)

Share:

IAIN Batusangkar berhasil sabet 20 medali di kegiatan PKM II

 


Padang.FUAD - Event Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Sumatera yang berlangsung di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Kamis (10/6/2021) resmi ditutup.
Pada event bergengsi antar mahasiswa PTKIN Se-Sumatera tersebut, kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar berhasil memboyong dua puluh medali, dari 26 nomor cabang yang di perlombakan baik secara luring maupun daring.
Adapun perolehan medali yang digapai kontingen IAIN Batusangkar yaitu, juara II Musabaqah Karya Tulis Al Quran (MKTQ) putri, juara II panjat dinding kategori speed dan Lead putri, juara II MTQ putri, juara III Musabaqah Hifdz Al Quran 10 Juz purti, juara III puitisasi Al Quran putri, juara III Inovasi Media Pembelajaran, juara III Kaligrafi Putra, harapan I MTQ putra, harapan I pencaksila putra, harapan I Debat Konstitusi, harapan I Bulutangkis Putra, harapan II Story Telling, harapan II catur cepat putra, harapan II Kaligrafi putri, harapan III Puitisasi Al Quran, harapan III nomor cabang MQK Putra-Putri, harapan III lempar pisau putra, harapan III cabang catur cepat putri, dan harapan III tenis meja putra.
PKM II ini ditutup langsung oleh Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama RI Ruchman Basori, M.Ag. yang dihadiri langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor III PTKIN Se-Sumatera.
Ruchman Basori mengatakan sangat mengapresiasi kesuksesan event ini, dan PTKIN wajib memberikan memberikan penghargaan untuk mahasiswa yang telah mampu mengharumkan nama kampus masing-masing, “Kita wajib mengapresiasi pencapaian mahasiswa kita bagaimanapun caranya,” ucapnya saat memberikan sambutan.
Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc yang hadir langsung dalam penutupan ini mengajak seluruh kontingen untuk memanjatkan syukur atas capaian prestasi yang luar biasa ini, yang telah mengharumkan nama IAIN Batusangkar di tingkat regional ini.
“Selain syukur atas prestasi yang telah kita raih, kita juga patut bersyukur atas kesehatan dan kemudahan yang Allah berikan dalam mengikuti seluruh rangkaian PKM ini,”
Para pemenang Rektor berpesan untuk terus meningkatkan potensi yang dimiliki, sehingga pada event-event lainya mahasiswa IAIN Batusangkar dapat meningkatka prestasinya, bagi yang belum juara, sesungguhnya saudara-saudari telah juara dalam menghartarkan nama baik kampus kita, tutup marjoni.
Sementara itu Wakil Rektro III Dr. Sirajul Munir, M.Pd mengatakan selamat buat semua kontigen baik peserta maupun official yang telah sukses dalam PKM II tahun 2021, yang telah mampu memberikan dua puluh medali mulai dari Perlombaan sistem daring maupun luring.
“kita akan optimis mempersiapkan diri lebih baik pada PKM ke III yang akan di gelar pada tahun 2023 di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dan pada tahun 2022 kita juga kan mempersiapkan diri dalam ajang Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) PTKIN Se-Indonesia yang akan di gelar UIN Alauddin Makasar” tutup warek III. (islam.semangatnews.com)

Share:

Prodi PPI IAIN Batusangkar Jajaki Kerjasama dengan DPRD Kota Padang

 



Padang.FUAD - Prodi Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar  melakukan silaturahmi ke gedung DPRD Kota Padang, Jalan sawahan  Kota Padang, selasa 08/06/2021

Kedatangan segenap civitas akademika  Prodi Pemikiran Politik Islam IAIN Batusangkar   disambut baik  Ketua DPRD   beserta  Sekretariat DPRD Kota Padang.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, Dr. Akhyar Hanif, M.Ag, mengatakan, selain mempererat silaturahmi, kunjungan ini terkait program internship (magang) dan pengabdian Fakultas Ushuluddin Adab dan  Dakwah IAIN Batusangkar khususnya Prodi Pemikiran Politik Islam . “Al­hamdulillah kita merasa  sangat senang  dengan sambutan ketua DPRD Kota Padang beserta jajaran, mudah-mudahan kerjasama yang akan dibangun ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kedua belah pihak  ,” kata Akhyar  selepas pertemuan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani, SH menuturkan Sinergitas Antara DPRD dengan Perguruan Tinggi adalah sesuatu yang harus dilakukan guna mempercepat pembangunan Daerah. Disamping itu ketua DPRD Kota padang memberi apresiasi dengan keberadaan prodi pemikiran Politik di IAIN Batusangkar “ Prodi ini  yang sangat bagus, dimana mengintegrasikan dan menginterkoneksikan  dua perpektif keilmuan  yakni politik dan islam.  Mudah-mudahan prodi ini nanti dapat melahirkan para politisi  dan birokrak yang  tanguh. Ujar Syafrial.

Hadir dalam pertemuann itu, Dr. Irman, M.Pd  selaku Wadek I FUAD IAIN Batusangkar, Novi budiman, S.IP, M.Si  selaku koordinator Gugus Penjaminan Mutu Fakultas, Irwandi, MA  selaku Staf kemahasiswaan dan kerjasama dan Dodi Nofri Yoliadi, M.Kom, selaku  Dosen. (NBM)

 

Share:

Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Batusangkar Pencetak Juara


Padang.FUAD - Pekan Kreatifitas Mahasiswa Ke 2 Se Sumatera yang di ikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Islam Negeri Se Sumatera dengan tuan rumah UIN Imam Bonjol Padang. Pelaksanaan telah berjalan selama 2 hari dimulai dari Jumat 28 Mei hingga hari ini 29 mei 2021 dengan 10 cabang lomba yang baru terlaksana, dengna sistem Daring menggunakan media zoom. Beberapa cabang lomba yang telah dilaksanakan adalah Musabagah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabagah Hifdzil Qur’an (MHQ), dari kedua cabang tersebut tiga medali diraih oleh IAIN Batusangkar satu diantaranya oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah yaitu Ervina Putri medali perak untuk cabang MTQ. Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sangat bangga terhadap mahasiswanya yg telah membawa nama IAIN Batusangkar dalam ajang bergengsi se-Sumatera, semoga kami bisa mencetak ahli ahli Al-Qur’an lebih banyak lagi tidak saja dalam ajang lomba tapi bisa diaplikasikan pada masyarakat luas. (islam.semangatnews.com)

Share:

STAIN Madina dan FUAD Jalin Kerjasama Prodi IAT

 

BATUSANGKAR.FUAD – Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menyambut baik kedatangan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina dalam rangka penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Senin (26/4) di ruang Dekan FUAD. Kerjasama yang dijalin oleh kedua belah pihak memfokuskan kepada perkembangan dari program studi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT). Diharapkan, dengan adanya kerjasama yang dituangkan dalam nota kesepahaman ini kedua belah pihak dapat saling mendukung terutama dalam hal perkembangan bidang pendidikan.

Dalam acara tersebut, pihak STAIN Madina diwakili oleh Sekretaris Jurusan IAT Aulya Adhli, M.Ag sedangkan untuk FUAD diwakili oleh Dekan FUAD Dr. Akhyar Hanif, M.Ag, Ketua Prodi IAT Reni Susanti, M.Ag, dan turut serta Kepala Bagian Tata Usaha Yarman, S.Ag., MA.

Pada sesi diskusi, Reni Susanti, M.Ag mengatakan, “IAT IAIN Batusangkar menerima dengan baik dan senang hati kedatangan dari IAT STAIN Madina, sebab kedatangan ini dalam rangka menjalin kerjasama dan kerjasama ini dapat memberikan hal positif bagi kedua belah pihak”. Selain itu, beliau juga mengharapakan MoA yang ditandatangani ini dapat diwujudkan sesuai dengan keinginan masing-masing pihak, tidak hanya tinggal dalam bentuk dokumen saja akan tetapi dapat berjalan sebagaimana mestinya. (ZN/JH)

Share:

Percepat MBKM, FUAD Jajaki UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Jambi.FUAD – Tindak lanjuti workshop Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berlangsung pada 6-8 April lalu, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) diwakili oleh Wakil Dekan bidang akademik Dr. Irman, S.Ag., M.Pd, dan Syafriwaldi, S.Sos.I., MA kunjungi  tiga Fakultas pada Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Senin (12/04). Kunjungan ini guna melakukan penjajakan kurikulum dalam hal persiapan MBKM antara FUAD dengan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Fakultas Adab dan Humaniora, dan Fakultas Dakwah UIN Jambi.


Selain membicarakan MBKM, kunjungan ini juga membahas mengenai pertukaran artikel para dosen, dan pertukaran reviewer jurnal. “Kunjungan ini guna mempercepat realisasi dari MBKM pada FUAD, selain itu juga dilakukan MOU serta membicaran hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan kerjasama antara FUAD dengan ketiga fakultas di UIN Jambi ini”, ungkap Dr. Irman, S.Ag., M.Pd.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang pertemuan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Jambi ini disambut baik oleh semua unsur pimpinan dari ketiga Fakultas. Seluruh peserta yang hadir terlihat antusias dengan pembahasan, terutama mengenai strategi percepatan MBKM. Serta Wakil dekan bagian akademik ketiga fakultas mengisyaratkan agar rancangan MBKM FUAD tidak terlalu lama dan bisa secepatnya direalisasikan.

Selain melakukan kunjungan ke UIN Jambi untuk mempercepat realisasi MBKM di FUAD, Dr. Irman, S.Ag., M.Pd juga sudah mengumpulkan draft kurikulum berbasis MBKM dari setiap jurusan yang ada di FUAD. Nantinya draft tersebut akan menjadi dasar dari pelaksanaan MBKM di FUAD.(ZN/JH)


Share:

FUAD Selenggarakan Workshop Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Padang.FUAD – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar selenggarakan Workshop Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di Hotel Whiz Kota Padang. Workshop ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Selasa 6 April 2021 sampai dengan Kamis 8 April 2021. Pada kesempatan ini, panitia penyelenggara workshop megangkat tema "Transformasi Menuju Kampus Merdeka Belaja". Diharapkan, setelah mengikuti workshop, FUAD dapat menerapkan MBKM sesuai dengan konsep dan semangat dari Mendikbud.

Workshop MBKM ini langsung dibuka oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc dan beliau sekaligus menjadi pemateri pertama. Dalam pembukaanya, beliau mengapresiasi serta menyambut baik langkah yang dilakukan oleh FUAD untuk menyelenggarakan workshop MBKM ini. MBKM sendiri merupakan kebijakan Mendikbud yang memfasilitasi hak mahasiswa untuk belajar di luar program studi. Di mana mahasiswa tersebut diharapkan dapat mengasah skill di luar dari program studinya, serta mampu menjadi pembelajar sejati yang terampil , lentur dan ulet.

Pada dasarnya, semangat MKBM adalah untuk menghasilkan lulusan sebagai SDM unggul sebagai generasi yang tanggap dan siap menghadapi zamannya, tanpa tercerabut dari akar budaya bangsanya. Semangat inilah yang coba diterapkan oleh FUAD, sesuai dengan yang disampaikan oleh Dekan FUAD Dr.Akhyar Hanif, M.Ag. Beliau mengatakan, “lulusan nantinya harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam bidang teknologi, sebab perkembangan teknologi saat ini sangat luar biasa, jika kita tidak bisa mengikuti perkembangannya maka kita akan tertinggal”.

Sementara itu, Wakil Dekan bidang akademik Dr.Irman, S.Ag., M.Pd yang menjadi penanggung jawab dari penyelenggaraan workshop ini berharap, nantinya FUAD dapat menjadi leading sector dari penerapan MBKM di lingkungan IAIN Batusangkar. “Walaupun FUAD bukan yang pertama menerapkan MKBM, akan tetapi semoga FUAD dapat menjadi yang terdepan dalam menerapkan MBKM ini”, ungkap beliau.

Workshop MKBM ini berlangsung dengan menarik dan penuh dengan informasi dari para pemateri yang didatangkan dari Universitas Andalas yakni  Lucky Zamzami, M.Soc.Sc., PhD, dan Universitas Muhammadiyah Riau yakni Sri Fitria Retnawaty, S.Si., M.T. Workshop ini ditutup dengan penyampaian hasil diskusi dari perwakilan setiap  Prodi FUAD mengenai bentuk MBKM yang akan diimplementasikan pada Prodinya. (ZN/JH)

 


Share:

IAT Targetkan Akreditasi Unggul Tahun 2022

 

Batusangkar.FUAD – Program Studi Ilmu Al-quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD menggelar rapat bersama unsur Pimpinan FUAD dan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Batusangkar, Jumat (9/4) di ruang rapat Pimpinan FUAD. Rapat ini membahas mengenai berbagai hal terkait akreditasi Prodi IAT yang akan berakhir pada januari 2022 mendatang.

Ketua LPM Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum mengungkapkan target unggul untuk akreditasi Prodi IAT bukan suatu hal yang mustahil untuk dicapai, hal tersebut juga diamini oleh Dekan FUAD Dr.Akhyar Hanif, M.Ag. Beliau menyebutkan, “predikat unggul sangat mungkin didapatkan oleh Prodi IAT, sebab dari berbagai aspek penilaian Prodi ini sudah sangat mumpuni”. Beliau juga meminta agar seluruh unsur terkait terutama tim yang sudah ditunjuk untuk persiapan akreditasi Prodi IAT dapat bekerja dengan maksimal dan afektif, mengingat waktu yang tidak terlalu panjang untuk mempersiapkan semua data dukung ditambah tim persiapan akreditasi juga memiliki pekerjaan masing-masing yang menjadi tugas pokoknya.

Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua Program Studi IAT, Reni Susanti, M.Ag, tim persiapan akreditasi Prodi IAT, dan dosen-dosen pada Prodi IAT. Diharapkan semua pihak yang terkait dengan Prodi ini dapat bekerja sama agar target akreditas unggul Prodi IAT dapat terwujud.(ZN/JH)

 

 

Share:

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Batusangkar Gelar Webinar Nasional

BATUSANGKAR. IPII - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam melaksanakan webinar Nasional bertemakan 'Perspektif dan Kenyataan Mengenai Ilmu Perpustakaan Serta Profesi Kepustakawanan' pada Minggu, 04 April 2021 di Auditorium Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar melalui Video Conference.

Kegiatan ini di ikuti oleh 206 peserta terdaftar yang berasal dari seluruh Indonesia. Peserta yang berpartisipasi juga berasal dari latar belakang yg berbeda. Mulai dari mahasiswa, tenaga pendidik, pustakawan, serta kepala perpustakaan.

Ketua Jurusan Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Ummul Huda, M.Pd. selaku pembuka acara berharap dengan diadakannya Webinar Nasional tersebut akan ada feedback untuk jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam sendiri terutama untuk Mahasiswa Prodi IPII agar lebih jelas arah tujuan setelah tamat nanti

"Dengan diadakannya Webinar Nasional ini, semoga dapat membantu mempromosikan prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Sehingga Prodi IPII dapat dikenal dan semakin bertambah peminatnya,"Ucap Kajur IPII.

Sebagai pemateri dalam acara Webinar tersebut   Ida Fajar Priyanto, M.A., Ph.D yang mana beliau merupakan Dosen sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan Pustakawan Universitas Gadjah Mada. Beliau juga merupakan seseorang yang aktif dalam bidang IT di Ranah Perpustakaan. hm/dm. (Ranty)

Share:

Blog Archive

Youtube

Fanspage