Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Jurusan PMI Terbangkan Pembicara dari UIN Ar-Raniry Aceh

BATUSANGKAR, PMI – Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Batusangkar baru saja menggelar kegiatan Visiting Doctor pada hari Kamis (13/2). Kegiatan yang mengangkat tema Membangun Kemandirian Masyarakat melalui Penguatan Skill dan Modal Sosial ini berlangsung di Ruang Pertemuan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah tepatnya di kampus II yang berada di Nagari Cubadak.
Tak tanggung-tanggung, pemateri acara ini langsung diterbangkan dari Aceh, yakni Dr. T. Lembong Misbah, S.Ag., M.A yang juga merupakan pengajar tetap di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry di Banda Aceh. Pada paparannya yang sangat berenergi, T. Lembong memberi penyegaran tersendiri bagi mahasiswa dan peserta kegiatan Visiting Doctor ini. Cerita dan paparan yang disampaikan merupakan studi kasus yang telah ditekuni beberapa tahun terakhir ini, seperti penggalian modal sosial di masyarakat, pengembangan kreativitas dalam mengelola program pemberdayaan, hingga isu gender dan keseteraan.
“Untuk zaman yang sudah sangat canggih seperti saat sekarang ini, jangan lagi ada kata-kata ketakutan mahasiswa PMI ingin menjadi apa, atau bahkan bingung mau kerja apa, karena seluruh kegiatan di masyarakat itu adalah basisnya PMI” pungkasnya di tengah-tengah diskusi dengan peserta yang mengajukan pertanyaan. Ia juga menambahkan bahwa harus disadari bagi seluruh anak-anak PMI atau yang bergelut di bidang pembangunan dan pengembangan masyarakat agar selalu mencoba memberikan suatu ide segar, bahkan sedikit terdengar gila untuk kemajuan masyarakat.
T. Lembong juga mengatakan bahwa Ide-ide yang nyeleneh terkadang menjadi ciri khas anak-anak PMI dalam merancang program yang tentunya akan memberikan kejutan dan dampak positif bagi masyarakat sebagai kelompok sasaran program. “Jadi mulai lah dari diri anda sendiri, mau nya seperti apa, dan inginnya bagaimana, yang penting niatkan semuanya untuk kebaikan” tutupnya di akhir sesi tanya jawab.
Pada penutup kegiatan, Irwandi, MA., selaku moderator memberikan kesimpulan serta transfer semangat bagi seluruh peserta yang berada di ruangan acara mengenai keberadaan akademisi di kampus yang memiliki hutang terhadap masyarakat luas. Tidak berlebihan sekiranya bahwa masyarakat sangat menunggu kepulangan kembali para akademisi ke asal nya dengan harapan besar untuk melanjutkan estapet pembangunan.[](Zain)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Youtube

Fanspage