Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Dekan Fuad Dukung Penuh Delegasi Mahasiswa dalam Event Sissca Internasional 2019

TANAH DATAR. Perhelatan even Sawahlunto Internasional Songket Silungkang Carnaval (SISSCA) berlangsung meriah pada minggu (8/9) di kawasan Pasar Remaja Sawahlunto. Kegiatan yang menampilkan keberagaman desain Songket Silungkang oleh 100 tim dari mahasiswa asing dan negara tetangga ini disaksikan langsung oleh Muhadjir Effendy selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Tak mau ketinggalan, mahasiswa dan mahasiswi dari fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) didelegasikan langsung oleh Dekan Fakultas FUAD, Dr. Adripen,M.Pd. dengan berbekal kamera untuk foto dan video, 8 orang mahasiswa diterjunkan langsung untuk mengikuti kegiatan lomba foto bertajuk karnaval SISSCA 2019 dan kategori objek ombilin coal mining herritage of sawahlunto (OCMHS) sebagai warisan. Sementara untuk lomba video, potensi pariwisata sawahlunto dan event SISSCA menjadi pilihan tema SISSCA 2019. Berbeda seperti tahun sebelumnya, dari data yang diperoleh, setidaknya sudah lebih dari 200 peserta yang mengikuti lomba foto dan video tersebut. “saya sangat mengapresiasi kegiatan SISSCA 2019 karena membantu mahasiswa FUAD sadar akan keragaman budaya yang berasal dari Sawahlunto. 

Even-even seperti ini diharapkan mampu membangun kreatifitas mahasiswa dan menumbuhkan semangat kearifan lokal tetapi ber-reputasi global seperti semangat yang tertuang dalam Visi IAIN Batusangkar” Komentar Adripen saat ditemui secara terpisah. Dilaksanakan untuk yang ke 5 kalinya, even SISSCA mendapat pujian dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Dikatakan dalam sambutannya bahwa SISSCA ini merupakan kreatifitas Sawahlunto dalam memberikan nilai tambah atau branding pada Songket Silungkang. Dilanjutkan Muhadjir, memang harus seperti itulah daerah dalam melestarikan sekaligus menjual prospek kekayaan produk lokal. Muhadjir tidak ingin produk lokal kalah bersaing dengan internasional hanya karena tidak ada sentuhan kreatifitas dan inovasi.
 
Pada acara yang dihelat sehari ini, terdapat arak-arakan karnaval parade peserta SISSCA 2019. Dirjen Merek Indikasi Geografis Kementerian Hukum dan HAM RI menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk Songket Silungkang. Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan bahwa Songket Silungkang merupakan warisan mahakarya leluhur Silungkang yang terus dilestarikan sampai sekarang. 
Dari data Humas Sawahlunto, dalam setiap tim, umumnya terdiri dari 5 sampai 7 orang. Untuk kategori eksibisi, ada yang dimeriahkan dari tim mahasiswa asing di Unand, mereka dari berbagai negara, seperti; Jepang, Korea, Thailand, Hamburgh dan lainnya. Kemudian juga ada tim dari negara tetangga kita, yakni Malaysia. 
“saya siap mendukung penuh kegiatan SISSCA 2019, apa yang dibutuhkan mahasiswa untuk kegiatan ini, silahkan dipenuhi semampunya” pungkas Adripen – (Zafirah)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Youtube

Fanspage