Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

FUAD IAIN Batusangkar Bekali Generasi Milineal Hadapi Era 4.0


FUAD, Batusangkar - Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah IAIN Batusangkar Hadirkan Prof. Datin Dr. Raihanah Binti Haji Abdullah dari University Of Malaya, Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, MA. Dari ITB Bandung dan Katia Chaterji, Ph.D. dari University Of Washington-Seattle pada International Conference on Religion Social and Humanities yang ke dua yang diadakan pada Rabu hingga Kamis (28-29/8/2019).

Seminar Internasional yang buka langsung oleh Rektor Dr. H. Kasmuri, dengan mengusung tema “Bulding Generation of Civilizations 4:0 Era” membangun generasi paradaban di era Indusri. "Seminar ini untuk menyikapi pengembangan pemikiran dan ikut memberikan kontribusi aktif dalam menemukan solusi yang sistematis secara akademis terhadap berbagai permasalahan generasi bangsa yang popular disebut dengan era industri," ucap Kasmuri.


“Arus Globalisasi terkini yang dijalani generasi milinial merupakan fenomena menarik yang terjadi di masyarakat dunia, gaya hidup, merupakan dampak paling kentar dari fenomena ini, seluruh kehidupan sosial, ekonomi, politik hingga budaya antar satu negara dengan negara laiannya yang dinyatakan tidak memiliki batas. Perubahan dan kemajuan yang luar biasa pada semua elemen masyarakat di era digital ini, dan telah menjadi konsumsi serta memberikan manfaat yang banyak kepada publik secara masal, karena itulah saya selaku Rektor menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi kepada FUAD. Untuk mengangkatkan Seminar Internasional yang ke dua ini," sambung Rektor.


"Untuk itu kami atas pimpinan sangat menyambut baik dan sangat apresiatif dengan diadakanya kegiatan ini, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan mampu menjawab serta memberikan solusi terhadap persoalan generasi setiap era-nya,” tutup Rektor.

Dekan FUAD Dr. Adripen, M.Pd mengatakan acara “International Conference on Religion Social and Humanities” kali kedua yang kita adakan di Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah IAIN Batusangkar, dan segaja kita hadirkan narasumber-narasumber yang berkopenten di bidangnya masing-masing yang menyangkut tema yang kita akatkan dalam kegiatan kali ini.


“Seperti Prof. Datin Dr. Raihanah Binti Haji Abdullah dari University Of Malaya, akan mengupas Membangun Generasi Paradaban dalam Perspektif Islam, Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, MA. Dari ITB Bandung akan membicarakan membangun komunikasi Paradaban di era 4.0. sementara itu Katia Chaterji, Ph.D. dari University Of Washington-Seattle akan membahas Membangun Generasi Paradaban di era 4.0 Perspektif Sejarah, dan Dr. Adripen, M.Pd dari IAIN Batusangkar yang akan mengupas Pendidikan Lebih yang Baik di Paradaban 4.0.”tutup Adripen”(hm/dn)

Share:

Jurusan IPII Lakukan Audit Internal, Tingkatkan Kualitas Jurusan


FUAD, Batusangkar – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas jurusan, IAIN Batusangkar mengadakan audit internal. Kamis (22/8) audit internal dilakukan di Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Ushuduluddin Adab dan Dakwah (FUAD). Audit dilaksanakan guna mempersiapkan berkas dan administrasi untuk menyongsong akreditasi yang akan dilakukan tahun ini.

Khairina, SH., MH selaku ketua jurusan IPII menyambut baik kedatang tim audit dari IAIN Batusangkar. Menurutnya, audit ini penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas jurusan, terutama bagi jurusan akan melakukan akreditasi.

“Kita menyambut baik kegiatan ini. Apalagi tahun ini, jurusan IPII yang sudah tahun ketiga sejak berdiri, akan melakukan akreditasi. Semua kita tentu berharap IPII mendapatkan akreditasi yang bagus,” ujar Khairina.

Selama audit dilakukan, banyak masukan yang diberikan oleh tim auditor, terutama mengenai perbaikan berkas maupun kekurangan data yang dimiliki. “Alhamdulillah kita sangat senang dengan masukan-masukan yang diberikan. Jadinya kita tau data ataupun berkas yang kurang. Ini sangat membantu untuk akreditasi jurusan ke depannya,” tutup Khairina. [] (fajri)

Share:

Pengenalan Budaya Akademik Kampus Bagi Mahasiswa Baru FUAD


FUAD, Batusangkar – Memasuki tahun ajaran baru, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menyambut kedatangan mahasiswa baru. Rabu (21/8) para mahasiswa baru tersebut diberikan pengarahan dan pengenalan budaya akademik kampus di IAIN batusangkar khususnya lingkungan FUAD. Pengenalan budaya akademik kampus tersebut dihadiri langsung oleh Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD beserta civitas akademik FUAD.

Adripen mengingatkan para mahasiswa baru untuk sadar akan posisi mereka sebagai mahasiswa, serta tanggungjawan yang harus mereka emban. “Mereka ini bukan siswa-siswa lagi, tapi sudah mahasiswa. Status berbeda tentu tanggungjawab dan cara berpikir juga harus berbeda. Kita ingin para mahasiswa baru ini serius dalam menjalankan peran mereka, tidak hanya kuliah tetapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat,” ungkapnya.


Adripen menekankan agar mahasiswa serius dalam menimba ilmu di FUAD IAIN Batusangkar. “Mahasiswa ini punya peran penting dalam kemajuan bangsa ini. Merekalah agent of change. Kita tunggu inovasi dan kreatifitas mahasiswa baru ini. Apalagi mereka termasuk generasi milenial yang melek teknologi dan informasi. Jangan sampai kesempatan untuk kuliah di sini disia-siakan,” lanjutnya.

Kegiatan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru FUAD tersebut dilakukan sejak pagi hari yang dimulai dengan pengenalan pada masing-masing jurusan bagi mahasiswa baru. Kegiatan pengenalan jurusan sendiri dilakukan oleh masing-masing ketua jurusan yang ada di FUAD. Hal ini dilakukan agar mahasiswa tersebut paham akan jurusan yang mereka pilih sendiri. [] (fajri)

Share:

Audit Internal Jurusan, PPI Targetkan Segera Penuhi Standar 9

Batusangkar-Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) melaksanakan kegiatan audit internal pada hari ini, Senin 19 Agustus  2019 di ruang pertemuan wakil dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.  Demi melengkapi target borang akreditasi standar 9, kegiatan ini perlu dilakukan mengingat audit ini adalah yang pertama bagi jurusan PPI. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 9 orang termasuk para auditor. Audit internal jurusan PPI menghadirkan auditor dari lingkungan IAIN  Batusangkar yakni Dr. Asmendi, M.Pd dan Dr. Asneli Ilyas, M.A. Adapun tim audit dari jurusan PPI terdiri dari Dewi dahlan M.IP, Tri Yuliana Wijayanti, Ulya Fitri, M.Si.,Mhd. Alfajri Sukri, M.IP., Novi Budiman M.IP serta dihadiri langsung oleh bapak Irman S.Ag.,M.Pd selaku wakil dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD).

Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) merupakan jurusan yang tergolong baru di lingkungan FUAD sehingga untuk menguatkan standar 9, saran dan perbaikan perlu dilakukan. Audit pertama PPI ini misalnya menargetkan PPI yang jauh lebih baik ke depannya. Karena itu, persiapan pengumpulan dokumen, pembelajaran standar 9 dan pengawasan terhadap perkembangan audit menjadi rutinitas tim audit PPI. Meski mahasiswa PPI baru pada angkatan ke-2 , jurusan PPI telah melakukan cukup banyak kegiatan seperti terlibat langsung dalam FUAD FAIR, acara-acara yang turut mengundang banyak pakar di Sumatera Barat dan luar sumatera, seminar lokal maupun internasional dan masih banyak lagi. Pada pertemuan dan pemeriksaan ini, tim auditor menyampaikan beberapa hal terkait standar 1. pada standar 1, meski masih ada yang perlu diperbaiki tetapi bukan termasuk hal yang prinsip.

 

Secara keseluruhan, poin-poin pada standar 1 sudah terpenuhi dan termasuk mumpuni. Sementara pada standar-standar yang lain, perlu adanya penambahan dokumen-dokumen terkait. Kegiatan ini berjalan dengan humanis, santun tapi santai dan juga tertib.  “untuk kedepannya, persiapkan saja selengkapnya semua hal-hal  terkait yang kemungkinan besar dipertanyakan selama audit” tukas pak Irman. “semoga PPI jauh lebih baik kedepannya dan lebih banyak mahasiswa yang ingin bergabung bersama PPI” pungkasnya. (zafirah )
Share:

Untuk Menghadapi Akreditasi, Jurusan PMI Lakukan Audit Internal

BATUSANGKAR. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Batusangkar melaksanakan audit untuk persiapan borang standar 7 pada hari Rabu (14/8) di ruang Ketua Jurusan, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Audit dilaksanakan guna mempersiapkan berkas dan administrasi untuk menyongsong akreditasi yang akan diajukan pada tahun berikutnya. Jurusan PMI yang sudah berdiri lebih dari 2 tahun yang lalu mendatangkan auditor IAIN Batusangkar, sehingga banyak masukan dan saran yang diberikan untuk perbaikan berkas serta kekurangan data. 


Rahmawati, M.Pd., selaku ketua Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam mengatakan bahwa audit ini dilakukan guna mempersiapkan diri untuk menuju akreditasi. “meskipun belum tahu mengajukan akreditasi kapan, yang jelas kita harus selalu siap dari jauh-jauh hari” pungkasnya. Persiapan demi persiapan seyogianya menjadi rutinitas dalam administrasi dan manajemen jurusan, sehingga ketertiban administrasi jurusan akan terlihat sepanjang waktu. “Bukan berarti kalau kita tidak mengajukan akreditasi, cuek-cuek aja” tambahnya di akhir sesi audit.
 

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam yang sering dikategorikan sebagai jurusan langka peminat di beberapa universitas mestinya mendapat perhatian khusus, baik dari pengelola maupun dari institut secara lebih luas. Perhatian dapat diberikan berupa pendampingan dan monitoring yang lebih intens sehingga pengembangan keilmuan meningkat dengan pesat, serta dibarengi manajemen jurusan yang epik. Standar yang diberikan ketika akreditasi hanyalah sebagai tools bagaimana sebuah jurusan dapat menjalankan fungsinya, tentunya dibuktikan dengan laporan, arsip dan bukti fisik. [] (zain)
Share:

Rapat PBAK Persiapkan Sambutan Terbaik bagi Mahasiswa Baru

BATUSANGKAR. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar melaksanakan Rapat Persiapan untuk Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada hari Rabu (14/8). Rapat PBAK yang diikuti oleh pimpinan FUAD dan mahasiswa perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dekan. Pertemuan ini membahas kesiapan dan alur koordinasi ketika kegiatan berlangsung. Kegiatan PABK yang merupakan kegiatan wajib tahunan institut salam mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan kampus, serta kelengkapan administrasi untuk perkuliahan akan disiapkan secara matang. Koordinasi demi koordinasi dilakukan, baik antar panitia pusat, hingga ke tingkat HMJ demi kelancaran acara yang akan dihelat. 


Rapat yang dipimpin oleh Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan FUAD, Fefri Koni, S.HI., M.A., memfokuskan pada schedule yang telah diberikan oleh panitia pusat di tingkat institut. Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu pengenalan mahasiswa baru terhadap kampus dan lingkungan belajar serta kegiatan dan organisasi yang terdapat di IAIN Batusangkar. Dr. Zulkifli M.A., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah bagaimana mahasiswa baru mengenali lingkungan dan tempat mereka menimba ilmu hingga kurang lebih 3 hingga 4 tahun ke depan. “Mereka harus memahami di mana mereka berada, dan apa yang harus mereka lakukan, sehingga tujuan mereka menimba ilmu itu tidak sia-sia” ungkapnya.


Selain untuk penyambutan mahasiswa baru, kegiatan PBAK juga dijadikan sebagai tempat bagi HMJ dan Organisasi Mahasiswa lainnya dalam mengenalkan diri dan aktualisasi yang dapat dilakukan oleh mahasiswa baru. Sesuai dengan visi-misi IAIN Batusangkar, bahwa mahasiswa tidak cukup jika hanya melakukan kegiatan kuliah di kelas saja, namun perlu juga adanya penambahan soft-skill yang sangat bermanfaat untuk pengembangan diri. Kegiatan yang dilakukan seperti berorganisasi dan kegiatan lain sesuai dengan minat dan bakat dapat dijadikan sebagai ajang pembuktian bahwa mahasiswa IAIN Batusangkar tidak hanya jago di bidang akademik, tapi juga dapat diandalkan dalam bidang seni, olahraga, organisasi dan lain sebagainya. [] (zain)
Share:

Tingkatkan Kualitas Dosen, FUAD Adakan Rapat Evaluasi Kinerja Dosen


FUAD, Batusangkar – Dalam rangka meningkatkan kualitas dosen, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) melakukan rapat evaluasi kinerja dosen pada Rabu (14/8). Bertempat di Kampus II IAIN Batusangkar, rapat evaluasi dosen dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Batusangkar, Dekan FUAD beserta jajaran beserta dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan mengajar di lingkungan FUAD.

Wakil Rektor I Dra. Desmita, M.Si menuturkan, kegiatan evaluasi dosen sangat penting untuk dilakukan agar kinerja-kinerja dosen dapat diukur. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas, dosen juga dituntut untuk bisa berinovasi mengikuti perkembangan zaman. “Kita ingin dengan adanya evaluasi dosen ini bisa menjadi masukan agar dosen-dosen FUAD menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.

Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD menekankan pentingnya dosen untuk terus meningkatkan kualitas, bagaimana mendidik dan menghasilkan para mahasiswa yang lebih berkualitas. “Para dosen harus lebih bisa lagi berinovasi, apalagi saat ini kita sudah memasuki industri 4.0 dengan segala kecanggihan dan kemudahan yang diberikan oleh teknologi. Dosen juga dituntut menjadi panutan bagi mahasiswa,” ujarnya.


Dalam rapat evaluasi dosen dipaparkan hasil penilaian mahasiswa terhadap dosen-dosen yang mengajar di FUAD dengan indikator-indikator yang sudah ditentukan. Penilaian juga dilakukan terhadap dosen-dosen per jurusan yang ada di FUAD.

Selain memaparkan hasil penilaian dosen oleh mahasiswa, dalam kegiatan rapat evaluasi juga dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab dengan para dosen. Diskusi dilakukan untuk menampung masalah-masalah yang dihadapi oleh para dosen selama mengajar di FUAD. Dan masalah tersebut akan ditindak lanjuti untuk meningkatkan proses mengajar di FUAD itu sendiri. [] (fajri)

Share:

Mahasiswa FUAD Borong Juara 1 dan Harapan 1 Lomba Film Bung Hatta


FUAD, Batusangkar – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar dalam lomba film dokumenter Bung Hatta. Dalam ajang bergengsi tersebut, mahasiswa FUAD berhasil menjadi juara 1 dengan judul karya “Aroma Kopi Hatta” dan harapan 1 dengan judul “Jiwamu Ada di Kaki Gunung Marapi”. 

Senin (12/8), pengumuman lomba dan serah terima hadiah dilakukan di Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi oleh UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta sebagai penyelenggara. Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) sangat bersyukur dengan prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa FUAD ini. 

“Alhamdulillah tentunya ini menjadi prestasi membanggakan bagi IAIN Batusangkar, khususnya bagi FUAD sendiri. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat mahasiswa lain untuk lebih berprestasi lagi,” ungkap Adripen.

Rasa syukur juga datang dari mahasiswa yang terlibat. Syah Alam Viscot sebagai salah satu mahasiswa yang terlibat sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung diproduksinya dua film tersebut. “Tentunya doa, kerja keras serta dukungan semua pihak sangat membantu kami dalam menghasilkan karya ini,” ujarnya.

Alam juga tak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada tim yang terlibat dalam dua film tersebut. “Di sini kita ada dua tim yang saling mendukung dan membantu. Film “Jiwamu Ada di Kaki Gunung Marapi” disutradarai oleh Tiara Ramadhani, kameran yaitu Alex Eka Putra bersama M. Nur Risqan yang juga merangkap sebagai editor. Sedangkan film “Aroma Kopi Hatta” disutradarai oleh Rahma Fitra Yeni dan saya sendiri sebagai kameramen dan editor,” ucapnya.


Alam berharap karya-karya tersebut dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat umum, khususnya masyarakat Minangkabau, dimana tempat Bung Hatta dilahirkan. “Film ini menunjukkan bagaimana difat dan karakter Bung Hatta masih hidup di dalam masyarakat. Semangat kebaikan itu masih ada. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutupnya. [] (fajri)

Share:

“Aroma Kopi Hatta” Karya Mahasiswa FUAD Raih Juara 1 Lomba Film Bung Hatta


FUAD, Bukittingi – Lagi, mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama IAIN Batusangkar dalam lomba fim dokumenter Bung Hatta. Senin (12/8), film berjudul “Aroma Kopi Hatta” karya mahasiswa FUAD berhasil menjadi juara 1 dalam ajang lomba film dokumenter yang diadakan oleh UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta tersebut.


Rahma Fira Yendri salah seorang mahasiswa yang ikut terlibat dalam pembuatan film dokumenter “Aroma Kopi Hatta” sangat bersyukur atas capaian yang ditorehkan oleh mahasiswa FUAD yang terlibat. “Tentunya sangat senang dan bangga, kami dapat mengharumkan nama IAIN Batusangkar khususnya FUAD. Hasil ini, tentu juga tidak lepas dari doa dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Fira mengungkapkan, film dokumenter “Aroma Kopi Hatta” diproduksi dengan keseriusan dan dedikasi tinggi dengan beranggotakan Fira sendiri selaku sutradara, Syah Alam Viscot selaku Kameramen dan Editor.


“Film ini kita buat dengan riset lapangan dan informasi-informasi yang diperolehpun akurat. Kita datangi rumah Bung Hatta untuk lebih mengenal bagaimana sosok Bung Hatta. Dan kita datangi juga Nagari Lasi Bukittinggi tempat kita produksi film ini,” terangnya.

Fira menuturkan, film dokumenter “Aroma Kopi Hatta” sendiri mengangkat sisi ekonomi kerakyataan dan perang penting Rumah Baca dalam mengangkat harkat martabat bangsa. “Jadi di Nagasi Lasi Bukittinggi tersebut terdapat yayasan Selaras Alam yang didirikan sebagai bentuk kepedulian dalam memajukan perekonomian masyarakat sekitar dan menjaga alam untuk tetap asri,” lanjutnya.


“Yayasan tersebut diketuai oleh bapak Suhardi Mahmud yang menjadi tokoh inspiratif dalam film ini. Pak Suhardi mendirikan Selaras Alam ini didasari oleh semangat melanjutkan semangat Bung Hatta dalam mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar. Beliau juga mengangumi Bung Hatta yang dikenal dekat dengan buku,” ujar Fira.

Fira berharap, prestasi yang diperoleh ini mampu menjadi penyemangat bagi mahasiswa lainnya. “Mudah-mudahan ini menjadi pelecut semangat bagi yang lain sehingga IAIN Batusangkar, khususnya FUAD dapat meraih banyak prestasi lagi,” tutupnya. [] (fajri)

Share:

Karya Mahasiswa FUAD Masuk Nominasi Pemenang Lomba Film Dokumenter Bung Hatta


FUAD, Batusangkar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar dalam ajang lomba film dokumenter Bung Hatta. Kamis (8/8), dua film yang diproduksi oleh mahasiswa tersebut mampu masuk sebagai dominasi pemenang di ajang lomba film bergengsi tersebut dan pemenang akan diumumkan pada Senin (12/8) depan.


Ara, salah satu mahasiswa yang terlibat menuturkan, dua film yang masuk dalam dominasi pemenang tersebut berjudul “Jiwamu Ada di Kaki Gunung Merapi” dan “Aroma Kopi Hatta”. Kedua film tersebut mencoba untuk mengangkat kembali sosok Bung Hatta yang hidup dalam seseorang.

“Memang kita membuat film ini menceritakan bagaimana sosok Bung Hatta masih hidup dalam diri seseorang saat ini. Film “Jiwamu Ada di Gunung Merapi” bercerita tentang sosok Bapak Bustami yang berumur 83 tahun yang hidup sederhana sebagaimana sosok Bung Hatta. Sedangkan film “Aroma Kopi Hitam” bercerita mengenai semangat ekonomi kerakyatan yang dijalankan oleh kelompok Selaras Alam,” terang Ara.


Ara menjelaskan, dalam memproduksi dua film tersebut, tim mereka menelaah informasi mendalam mengenai sosok Bung Hatta dan karakter yang diangkat dalam film. Pengecekan lokasi serta pembuatan naskah juga dilakukan secara serius sehingga menghasilkan film dokumenter yang berkualitas dan mampu membangkikan kembali semangat dan sifat Bung Hatta.

Terdapat dua tim yang terjun dalam pembuatan film. Film “Jiwamu Ada di Kaki Gunung Merapi” yang beranggotakan Tiara Ramadhani sebagai sutradata, Alex Eka Putra selaku Kameramen bersama M. Nur Risqan yang juga bertugas sebagai editor. Sedangkan film “Aroma Kopi Hatta”  di sutradarai oleh Rahma Fira Yendri, dengan Kameramen dan editor Syah Alam Vistrot.


“Alhamdulillah kita masuk sebagai nominasi. Kita berharap mudah-mudahan Allah berikan hasil yang terbaik ketika pengumuman pemenang nanti. Dan yang terpenting tim sudah bekerja keras untuk memproduksi film tersebut,” tutup Ara. [] (fajri)


Share:

Rapat Persiapan Blueprint Praktikum, FUAD Siapkan Lulusan Berkompetensi

BATUSANGKAR. Beberapa dosen dan tenaga pengajar di lingkup Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar mengadakan pertemuan untuk membahas rancangan atau blueprint praktikum pada hari Selasa (6/8). Rancangan berupa blueprint praktikum disiapkan oleh jurusan masing-masing dan disesuaikan dengan kompetensi bidang yang diharapkan harus dimiliki oleh setiap lulusan. Pertemuan yang digelar di ruang labor multimedia FUAD ini menghadirkan beberapa penanggungjawab praktikum dan staf jurusan yang mewadahi praktikum mahasiswa.

Romi maimori, S.Ag., M.Pd, selaku pemimpin rapat menyampaikan bahwa blueprint praktikum jurusan ini diharapkan menjadi rancangan jurusan untuk lima tahun ke depan dalam menyiapkan kecakapan dan kompetensi lulusan, sehingga peserta didik siap mengabdikan diri di lembaga tempat bekerja masing-masing. “Kompetensi lulusan akan terlihat ketika mahasiswa terjun dalam praktikum dan magang, sehingga kita bisa mengukur apakah mahasiswa tersebut sudah dapat dilepas untuk pengabdian yang lebih luas” tambahnya.

Pertemuan yang dilaksanakan secara terintegrasi antar jurusan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menerima masukan serta saran untuk kesempurnaan perencanaan. Bahkan beberapa program dapat dilaksanakan secara bersama, sehingga masing-masing jurusan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sejalan dengan visi misi IAIN Batusangkar yakni pola pembelajaran yang terintegrasi dan interdisiplin, FUAD memiliki tekad bahwa kegiatan praktikum atau kegiatan magang dan sejenisnya diharapkan dapat melibatkan beberapa keilmuan terkait. [] (zain)
Share:

Mahasiswa KPI Magang di Surau TV dan Padang TV

PADANG. Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Batusangkar mengutus beberapa mahasiswa untuk melakukan magang di Surau TV dan Padang TV. Kegiatan magang ini merupakan kegiatan wajib yang diikuti oleh seluruh mahasiswa KPI guna persiapan sebelum mahasiswa tersebut benar-benar terjun ke dalam dunia kerja, sehingga diharapkan mereka sudah memiliki gambaran mengenai dunia kerja dan rancangan untuk ke depannya. Mahasiswa KPI ini diantar langsung oleh Syafriwaldi, S.Sos.I., M.A., selaku dosen yang mendampingi, pada hari Senin (5/8) ke lokasi dan langsung menempatkan pada posisi masing-masing.

Sambutan hangat juga terlihat dari pihak Surau TV dan Padang TV yang berlokasi di Kota Padang. Mereka mengharapkan dengan adanya mahasiswa yang magang di tempat tersebut membawa ide-ide fresh untuk pengembangan lebih baik. Lembaga yyang berkecimpung di dunia komunikasi dan penyiaran ini juga mengharapkan kerjasama dengan IAIN Batusangkar, Khususnya Jurusan KPI Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah tetap berlanjut sehingga dapat menjadi sebuah jembatan bagi lulusan KPI yang akan mengabdikan diri pada dunia penyiaran, bahkan tidak menutup kemungkinan jika kerjasama ini akan bertambah luas hingga ke media-media lainnya.

Pada pertemuan perdana sebagai perkenalan, Afrizal, salah satu utusan Jurusan KPI merasa sangat senang karena dapat bergabung dengan lembaga tersebut. Afrizal yakin dengan magang di lokasi tersebut akan membangun pola pikirnya mengenai dunia komunikasi penyiaran, terutama yang konsen pada dakwah Islam. Hal serupa juga diungkapkan oleh M. Fadhilah S., “saya masih penasaran dengan dunia kerja, dan semoga dengan magang di sini saya bisa memahami dan menikmati bagaimana terlibat dalam penyiaran yang profesional.” Sebelum meninggalkan lokasi, Syafriwaldi hanya berpesan untuk senantiasa menjaga profesionalitas dan loyalitas dimanapun berada, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi setiap pimpinan yang ada di setiap lembaga. [] (zain)
Share:

Tingkatkan Kompetensi, Mahasiswa Jurusan KPI Magang di Rakyat Sumbar


FUAD, Padang – Sebagai upaya untuk meningkatka kompetensi mahasiswa, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Batusangkar terjunkan mahasiswa untuk magang di beberpa tempat strategis, salah satunya di Harian Umum Rakyat Sumbar. Senin (5/8), serah terima 7 mahasiswa KPI dilakukan di kantor Rakyat Sumbar yang dihadiri lansung oleh dosen pembimbing dan pihak Rakyat Sumbar.

Oktri Permana Lani, S.I.Kom, M.I.Kom selaku Dosen Pembimbing Lapangan mahasiswa magang menuturkan, kegiatan magang dilakukan selama kurang lebih 3 bulan, mulai dari 5 Agustus hingga 8 November 2019. “Kami berharap mahasiswa yang ikut magang ini memaksimalkan kesempatan dan peluang yang sudah diberikan oleh Harian Umum Rakyat Sumbar. Jika selama ini mereka hanya belajar teori, maka di sini mereka sudah melakukan praktek dari yang mereka pelajari,” ungkapya.

Oktri juga berharap mahasiswa mampu beradaptasi dan berbaur dengan baik dalam lingkungan kerja di Rakyat Sumbar, karena kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa ke depannya. “Dengan praktek ini setidaknya mahasiswa bagaimana cara kerja sebenarnya di media serta merasakan dunia kerja secara langsung. Keterampilan dan ketekunan mereka akan ditempa dan diuji di sini,” lanjutnya.

Harapan tersebut diamini oleh General Manager Harian Umum Rakyat Sumbar Firdaus. Menurutnya, mahasiswa yang terlibat dalam magang ini jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Ia berharap agar mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai pengetahuan seputar jurnalistik dan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat selama magang.

Adapun ketujuh mahasiswa yang magang tersebut yaitu Alex Eka Putra, Randi Ramadhan, Mukhtar Rahmad, Nelfa Melati, Primadona Ayani, Ramadhani Fitri dan Rezki Kurniawan. [] (fajri)

Share:

Dosen FUAD IAIN Batusangkar Bicara Strategi Dakwah Kontemporer pada Kegiatan MUI

TANAH DATAR. Sepak terjang dosen saat ini tidak hanya melulu menghadiri perkuliahan berupa tatap muka dan diskusi di kelas. Dosen dituntut untuk melakukan hal yang lebih terintegrasi yang dirangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma yang menekankan pada budaya akademik berupa Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian masyarakat. Perwujudan Tri Dharma tersebut dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang bersifat akademik dan non akademik. Kegiatan yang dapat diikuti berupa pendampingan masyarakat, menjadi fasilitator bagi kegiatan pengembangan masyarakat serta menjadi pembicara di berbagai kegiatan.

Syafriwaldi, S.Sos.I., M.A., salah satu dosen di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar mengaplikasikan dirinya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menjadi pembicara dalam kegiatan seminar yang diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan MUI pada hari Rabu (31/7) ini mengangkat tema Strategi dakwah Kontemporer menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, yaitu para penyuluh agama, kelompok majelis taklim dan mubaligh se-lingkup Tanah Datar. 

Ketua MUI Kabupaten Tanah Datar, Dr. H. Syukri Iska, M.Ag, yang ikut serta menghadiri kegiatan tersebut mengatakan bahwa pentingnya menjalin kebersamaan dan menguatkan persatuan bagi pemuka dan pejuang dakwah, baik dari pemerintah maupun dari pihak masyarakat, sehingga perkembangan dan penyebarluasan dakwah keislaman akan semakin baik. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk terus mengembangkan nilai-nilai dakwah di tengah masyarakat. “Pemateri juga kita hadirkan sesuai dengan latar belakang keilmuan dan keahlian mereka masing-masing. Syafriwaldi merupakan pengajar di bidang dakwah dan Arif Zunzul, M.Ag., juga merupakan dosen dari IAIN Batusangkar yang fokus dalam pengembangan dakwah” pungkasnya. [] (zain)
Share:

Mahasiswa KPI ikuti Orientasi Magang


FUAD, Batusangkar – Untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang magang, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakuktas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan orientasi magang. Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (1/8) tersebut dihadiri lansung oleh petinggi FUAD dan turut mengundang Kang Dadang dari TVRI serta John Kennedy dari Media Rakyat Sumbar sebagai narasumber.


Kegiatan dibuka lansung oleh Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD. Dalam sambutannya, Adripen menekankan pentingnya kegiatan orientasi ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa akan pentingnya magang untuk mengasah skil dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan.

Adripen juga mengingatkan akan pentingnya menjalin kerjasama dengan pihak luar dan menjaga silaturrahmi yang telah terjalin. “ini penting, karena kalau kerjasama dari luar tidak ada atau komunikasi tidak berjalan lancar, program magang kita tidak bisa berjalan. Jadi menjalin kerjasama dan silaturrahmi itu sangat penting,” ujarnya.

Adripen menekankan agar lulusan-lulusan KPI ke depannya harus membuat produk jurnalis seperti meliputi berita, broadcasting, membuat konten dakwah atau film-film dokumenter bertema dakwah. “Tentunya lulusan-lulusan dari KPI harus berkualitas, mampu bersaing secara nasional,” tutupnya. (fajri)

Share:

Sukses Gelar FUAD Fair I, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Siap Menjadi Role Model

BATUSANGKAR. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah sukses menggelar acara FUAD Fair I pada hari Rabu (31/7). Perhelatan yang dilangsungkan di halaman Auditorium Kampus IAIN Batusangkar mengusung tema pengenalan dan sosialisasi kegiatan serta disiplin ilmu yang dikembangkan di FUAD. Kegiatan yang diperkenalkan diantaranya Acara Seminar Internasional “ICReSH ke-2’ yang akan dilangsungkan pada tanggal 28 hingga 29 Agustus mendatang. Selain itu, juga dilengkapi dengan beberapa stand pameran dari berbagai jurusan yang diisi berbagai kegiatan, seperti beberapa permainan dari Jurusan Psikologi, hasil karya pemberdayaan masyarakat dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dan masih banyak yang lainnya.

Kegiatan FUAD Fair I yang dihelat untuk perdana ini beriringan dengan diselenggarakannya pergelaran wisuda, sehingga banyak undangan dan tamu dapat menikmati sajian yang terdapat pada stand-stand pameran. Antusiasme terlihat dari beberapa pengunjung yang mendatangi stand, baik dari kalangan mahasiswa, orang tua dan keluarga wisudawan, bahkan jajaran pimpinan institut juga tidak mau ketinggalan dalam ikut serta dalam acara tersebut.

Sebelum meninggalkan lokasi acara wisuda di auditorium, para pimpinan institut mampir untuk mengunjungi stand FUAD Fair. Beberapa terlihat semangat dalam memecahkan permainan dan sebagian lagi tampak tidak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen bahagia tersebut. FUAD Fair juga menyediakan beberapa hasil karya yang siap dipasarkan dan foto booth untuk mengabadikan momen dengan tajuk ayo kuliah di FUAD IAIN Batusangkar.

Rektor IAIN Batusangkar, Dr. H. Kasmuri, M.A, menyampaikan rasa gembira atas dilaksnakannya FUAD Fair ini karena merupakan satu-satunya fakultas yang membuka stand pameran di acara wisuda. “ini bagus sekali, menari dan kreatif, mudah-mudah Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah terus bersinar dan mengharumkan nama baik IAIN Batusangkar”, ucapnya.

Wajah bahagia juga datang dari pimpinan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan, menyampaikan bahwa acara yang berlangsung merupakan kerjakeras bersama seluruh dosen, karyawan di FUAD termasuk juga dedikasi penuh dari mahasiswa yang menyiapkan acara, sehingga perhelatan ini sukses terlaksana. Adripen juga menambahkan “semoga acara ini menjadi pemantik semangat kita, terutama FUAD IAIAN Batusangkar, untuk tetap berkarya dan berjaya. Semua kalau dikerjakan bersama pasti akan mendapat hasil yang baik, terus jaga kekompakan dan selalu solid”. [] (zain)
Share:

Youtube

Fanspage