Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Wakil Dekan I FUAD Bawa Pulang Ilmu Penulisan Jurnal Nasional


FUAD, Malang – Klinik penulisan artikel imliah bereputasi nasional yang diadakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) di Universitas Negeri Malang akhirnya selesai pada Rabu (31/7). Pelatihan yang dilakukan sejak Senin (29/7) tersebut salah satunya diikuti oleh Dr. Irman, S.Ag, M.Pd selaku Wakil Dekan bidang I Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar.

“Alhamdulillah banyak ilmu yang saya dapatkan khususnya tentang bagaimana menulis jurnal yang bereputasi nasional dan internasional. InsyaAllah ilmu ini juga nanti bermanfaat untuk civitas FUAD. Apalagi saat ini di FUAD kita lagi menargetkan jurnal-jurnal kita terakreditasi nasional,” ujar Irman.

Untuk saat ini terdapat dua jurnal yang dikelola oleh FUAD yaitu Jurnal ALFUAD dan ISTINARAH. Untuk Jurnal ALFUAD sendiri akan memasuki volume ketiga. Sedangkan ISTINARAH baru berjalan. Diharapkan kedua jurnal ini dapat menjadi wadah ilmiah dosen dan mahasiswa baik FUAD maupun kampus lain dalam menuangkan hasil penelitian mereka.

“Untuk Jurnal ALFUAD sendiri, Alhamdulillah kita sudah terindeks Google Scholar, Garuda, Academia.edu, BASE, Crossred, Moraref dan Mendeley. Target kita tahun 2020, Jurnal ALFUAD sudah terakreditasi,” lanjut Irman.

Irman berharap dengan ilmu yang ia peroleh dari klinik penulisan artikel ilmiah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan jurnal-jurnal yang ada di FUAD. “Mudah-mudahan target kita untuk jurnal-jurnal di FUAD ini dapat dengan cepat direalisasikan,” tutupnya.


Share:

Stand Pameran FUAD Akan Ramaikan Wisuda IAIN Batusangkar


FUAD, Batusangkar – Menghitung hari, wisuda IAIN Batusangkar akan segela dihelat. Wisuda yang akan dihelat pada Rabu (31/7) mendatang tersebut akan ikut dimeriahkan dengan kehadiran stand pameran Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) dengan menampilkan profil FUAD dan foto both.

Untuk mematangkan rencana kegiatan tersebut, tim pameran mengadakan rapat persiapan pada Rabu (24/7). Riki Rikarno, M.Sn selaku Ketua Pelaksana menuturkan, kehadiran stand pameran FUAD ini nantinya sangat berguna untuk memperkenalkan FUAD kepada khalayak ramai terutama ketika banyak orang tua atau sanak saudara yang hadir pada acara wisuda tersebut.


“Ini momentum yang tepat, karena di acara wisuda ini banyak orang yang akan hadir tentunya dari keluarga wisudawan yang bersangkutan. Nah di sinilah kita promosikan FUAD ini sehingga FUAD ini menjadi lebih eksis lagi dan dikenal oleh masyarakat luas,” terang Riki.

Dalam stand tersebut akan ditampilkan visi dan misi fakultas serta foto both. “Foto both ini juga sebagai bentuk ajang promosi kita ke masyarakat yang hadir. Melalui ini, kita perkenalkan juga jurusan-jurusan yang ada di FUAD serta bagaimana prospek jurusan-jurusan tersebut ke depannya sehingga menarik minat masyarakat. Kita juga akan bagikan selebaran,” jelas Riki.


Dalam kegiatan pameran stand FUAD tersebut, juga diikutkan mahasiswa FUAD itu sendiri. “Diharapkan mahasiswa FUAD yang ikut dalam kepanitiaan ini dapat mengambil sebuah nilai yang ada pada kegiatan ini,” tutup Riki.[] (fajri)

Share:

Kebersamaan dalam Acara Syukuran CPNS FUAD 2019

BATUSANGKAR. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah menggelar acara syukuran bersama seluruh Dosen dan Karyawan pada hari Selasa (23/7). Syukuran ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan tim dalam naungan manajemen FUAD IAIN Batusangkar. Kegiatan syukuran yang diinisiasi oleh Dosen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan FUAD angkatan 2019 ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT berupa kelulusan dalam mengikuti serangkaian seleksi yang dimulai semenjak tahun 2018. Rasa syukur tersebutlah yang menjadi dasar diselenggarakannya acara tersebut.

Perwakilan Dosen CPNS tahun 2019, Iswadi, M.A., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang hangat dalam keluarga besar FUAD IAIN Batusangkar, meskipun sejatinya proses bersama telah dimulai semenjak awal bulan Mei yang lalu. Iswadi menambahkan “semoga dengan hadirnya sejumlah dosen baru di FUAD dapat meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan untuk FUAD dan IAIN Batusangkar secara lebih luas”.

Bak gayung bersambut, Dr. Adripen, M.Pd., Selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar juga menyampaikan sambutan hangat atas bergabungnya sepuluh anggota baru FUAD yang berasal dari berbagai wilayah. “kedatangan sepuluh orang tenaga baru di FUAD sejatinya harus kelihatan ada dampaknya berupa peningkatan FUAD ke arah yang lebih baik. Bentuk syukur itu tidak hanya sebatas melaksanakan syukuran, tapi kendatinya harus dibarengi dengan kinerja dan peningkatan kapasitas dalam bekerja, sehingga kehadiran yang baru terasa membawa kesegaran untuk instansi ini” ungkapnya. [] (zain)

Share:

Rapat persiapan Percepatan Kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di Lingkup FUAD IAIN Batusangkar

BATUSANGKAR. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah melaksanakan rapat untuk percepatan kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkup FUAD IAIN Batusangkar pada hari Jum’at (19/7). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat dan Pertemuan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dihadiri oleh seluruh Ketua Jurusan sebagai Penanggung Jawab dan pembina HMJ masing-masing jurusan.

Kegiatan yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Dr. Adripen, M.pd, memfokuskan persoalan pada rancangan kegiatan dan percepatan untuk masing-masing HMJ sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan sudah sesuai dengan rencana strategis yang dimiliki oleh fakultas dan IAIN Batusangkar secara umum. Adripen menambahkan “kegiatan HMJ seharusnya menjadi landasan dan bukti adanya progress bagi mahasiswa di lingkup jurusan dan dapat menarik minat mahasiswa untuk terus berorganisasi”.
Harapannya ke depan, HMJ terus bergerak yang dibuktikan dengan bermacam-macam kegiatan, baik di bidang akademik, penelitian, seni, maupun pengabdian masyarakat. Kegiatan HMJ dibimbing oleh masing-masing pembina dan ketua jurusan agar seluruh kegiatan tertata dengan rapi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban. [] (zain)
Share:

Ragam Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa dan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)


FUAD, Batusangkar – Kuliah dengan beasiswa tentunya menjadi impian setiap mahasiswa dan calon mahasiswa, mendapatkan ilmu dengan keringanan biaya kuliah atau gratis sama sekali. Hal tersebut dapat diperoleh oleh calon mahasiswa dan mahasiswa baru IAIN Batusangkar termasuk mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD).

“Peluang untuk mendapatkan beasiswa di jurusan yang termasuk baru ini sangat terbuka lebar. Ada banyak pilihan beasiswa yang dapat diperoleh oleh mahasiswa PMI seperti Beasiswa Bidik Misi, Beasiswa Berprestasi, Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an dan Beasiswa Program Studi Keagamaan,” ujar Zainal Fadri, M.A selaku salah satu dosen PMI.

Keistimewaan bahkan diberikan kepada calon mahasiswa baru PMI dengan dibukanya beasiswa Tahfiz Al-Qur’an bagi Hafiz dan Hafizah. Beasiswa diberikan sesuai dengan banyaknya hafalan calon mahasiswa dengan jumlah beasiswa yang juga berbeda.


“Ada beasiswa mulai dari yang hafal 1 juz sampai 5 juz. Yang hafal 1 juz diberikan kemudahan masuk tanpa tes pada jalur mandiri. Semakin meningkat hafalan mereka, makin banyak kemudahan yang mereka dapatkan. Contohnya saja yang hafal 5 juz, itu lulus tanpa tes melalui jalur mandiri, bebas SPP selama 4 tahun, bebas memilih jurusan. Setiap hafalan menambah 1 juz, akan dibebaskan SPP untuk semester berikutnya,” terang Zainal.

Selain berbicara banyaknya beasiswa yang dapat diperoleh oleh calon mahasiswa dan mahasiswa Jurusan PMI, Zainal juga menerangkan prospek kerja yang menggiurkan bagi lulusan Jurusan PMI ini.


“Lulusan-lulusan PMI ini dapat bekerja sebagai Tenaga Pendamping Desa yang sangat dibutuhkan saat ini. Juga dapat bekerja sebagai pemberdaya masyarakat dibidang ekonomi, sosial, budaya, menjadi inspirator pembangunan desa, pengamat, motivator, peneliti kebijakan sosial, bahkan juga PNS,” lanjut Zainal.

Zainal mengajak masyarakat untuk tidak ragu dalam mendaftarkan anaknya untuk kuliah di Jurusan PMI. “Dengan ragam beasiswa dan prospek kerja yang mencerahkan, tentunya sangat menguntungkan dapat menjadi mahasiswa di Jurusan PMI ini,” tutupnya. [] (fajri)

Share:

Mahasiswi KPI Amankan Medali Perak di Ajang Penyelenggaraan Kompetisi Keilmuan, Olahraga, Seni dan Riset Tingkat Nasional

BATUSANGKAR. Mahasiswi KPI Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet gelar juara II cabang olahraga catur kilat putri yang dihelat di Malang dalam Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR). Mahasiswi atas nama Tesha Putri jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) mendapatkan medali  perak setelah berhasil melaju ke babak final melawan kontingen UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
PIONIR dilaksanakan sejak tanggal 15-21 Juli 2019 dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai tuan rumah. Penghargaan ini merupakan kali kedua bagi Tesha memenangi medali perak setelah sebelumnya  ditingkat regional berhasil mengharumkan nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar di cabang olahraga yang sama. Mahasiswi semester II jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam ini bersama dengan 30  peserta lainnya dilepas langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar, Dr. H. Kasmuri. MA.  Sementara itu, Kamaruddin Amin (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam) dalam sambutannya memotivasi seluruh peserta untuk dapat menangkap momen dan mengambil manfaat dari acara ini.
“PIONIR sebagai ajang menyeimbangkan otak kanan dan kiri, saya berharap munculnya para peneliti, olahragawan, budayawan, seniman yang dapat bersaing di kancah nasional dan internasional.

Beliau juga berpesan “Ikutilah perlombaan dengan sportif. Menjadi juara memang penting, namun menjaga kejujuran dan akhlaqul karimah lebih utama” tutupnya.
Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa PIONIR dapat menjadi wadah bagi mahasiswa sebagai kaum intelektual, seniman, olahragawan serta budayawan  dalam menjalin ukhwah islamiyah dan wathaniyah.di buka oleh Menteri Agama Republik Indonesia  Lukman Hakim Saifuddin dengan  mengusung motto “spirit of unity” . dengan perolehan medali perak ini, IAIN Batusangkar sejauh ini berhasil mengoleksi dua medali (red: perak dan perunggu) untuk dua kategori berbeda. [] (Tim/Zaf)

Share:

Monitoring Mahasiswa KKN IAIN Batusangkar di Nagari Guguak Malalo


FUAD, Batusangkar – Pendampingan dan pengawasan terhadap kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAIN Batusangkar tentunya perlu dilakukan. Selasa (16/7), Tim KKN melakukan monitoring di salah satu lokasi tempat mahasiswa melakukan KKN yaitu di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan.

Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar yang menjadi salah satu tim Dosen Pendamping Lapangan (DPL) menuturkan, monitoring yang dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di lapangan.


“Kita terjun ke lapangan melihat langsung bagaimana mahasiswa ini berkontribusi langsung di dalam masyarakat serta juga belajar dari masyarakat. Melalui monitoring ini juga kita dapat tau apa saja kendala yang mereka hadapi di lapangan, serta kita kasih masukan-masukan ke depannya untuk kegiatan KKN yang lebih terasa nyata oleh masyarakat,” ungkap Adripen.

Adripen menuturkan, kegiatan KKN yang diselenggarakan oleh IAIN Batusangkar menjadi salah satu bentuk nyata dalam implementasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu dalam bidang pengabdian. “Di sinilah keberadaan kampus itu dirasakan langsung oleh masyarakat, jadi mahasiswa tidak hanya terpaku belajar di kelas saja, tapi yang paling penting adalah terjun ke tengah-tengah masyarakat,” terangnya.


Kegiatan KKN tahun ini diikuti sebanyak 1297 mahasiswa IAIN Batusangkar yang berlokasi di 154 Jorong, 30 Nagari, 7 Kecamatan dan 4 Kabupaten di Sumatera Barat. Terdiri dari Kabupaten Tanah Datar, Pasaman Solok dan Kabupaten Sijunjung. Kegiatan KKN berlansung slama 42 hari dari 17 Juni hingga 26 Juli 2019 dengan melibatkan 41 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). []

Share:

Kuliah di Jurusan PPI dengan Prospek Kerja Menggiurkan

FUADBatusangkar – Pendaftaran jalur mandiri gelombang ke II IAIN Batusangkar telah dibuka sejak tanggal 15 Juli hingga 3 Agustus 2019. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui situs www.pmb.iainbatusangkar.ac.id. Salah satu jurusan yang dibuka adalah Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI). Terletak di kampus II IAIN Batusangkar, Jurusan yang termasuk baru ini menawarkan prospek kerja yang mencerahkan bagi mahasiswa.

Novi Budiman, M.Si selaku dosen PPI menuturkan, lulusan-lulusan politik saat ini memiliki prospek yang menggiurkan untuk ke depannya. Hal ini tak lepas dari perkembangan demokrasi di Indonesia dengan adanya pemilihan lansung eksekutif maupun legislatif.

“Dengan dibukanya keran demokrasi ini, semakin membuka peluang bagi lulusan politik untuk berkreasi. Makanya tak heran kita melihat banyaknya lembaga survei, lembaga-lembaga kajian, LSM maupun NGO yang dibentuk oleh lulusan Ilmu Politik. Dalam hal ini, lulusan Ilmu Politik dapat berkontribusi lansung dalam perkembangan demokrasi di Indonesia,” ungkap Novi.


Novi menjelaskan, dengan perkembangan ini, banyak lulusan-lulusan yang berlatar belakang politik menghiasi wajah pertelevisian Indonesia sebagai narasumber. “Dengan begitu Jurusan PPI ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena lulusan-lulusan inilah yang dapat memberikan dampak lansung dalam perkembangan demokrasi Indonesia,” lanjutnya.

Selain memiliki prospek sebagai pendiri lembaga survei, konsultan politik dan peneliti politik, para lulusan Jurusan PPI juga berpeluang untuk berkiprah lansung sebagai birokrat pemerintah pusat maupun daerah serta peluang untuk bekerja di media nasional maupun lokal. “Tentunya di Jurusan PPI ini kita akan serius membentuk lulusan-lulusan berkualitas yang mampu bersaing di level nasional,” terang Novi.  

Tidak hanya menawarkan prospek kerja yang menggiurkan, di Jurusan PPI juga terdapat banyak peluang beasiswa mulai dari Beasiswa Bidik Misi, Beasiswa Beprestasi, Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an dan Beasiswa Program Studi Keagamaan. [] (fajri)
Share:

Pejabat Struktural FUAD Ikuti Diklat Penyusunan SOP


FUAD, Batusangkar - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi berkaitan dengaan Standar Operasional Prosedur (SOP), IAIN Batusangkar bekerjasama dengan Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama mengadakan Diklat Penyusunan SOP. Pelatihan tersebut, diikuti oleh pejabat struktural IAIN Batusangkar, termasuk di dalamnya dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD).


Desmawati, S.Sos., ME selaku Kasubbag Administrasi dan Keuangan FUAD menuturkan, kegiatan Diklat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh unsur di IAIN Batusangkar terkait penyusunan SOP. “Kerjasama ini tentunya sangat bermanfaat bagi civitas IAIN Batusangkar sehingga menjadi lebih paham lagi mengenai SOP. Apalagi Diklat ini tidak hanya bicara teori saja, tetapi juga akan ada praktek dari hasil pelatihan,” ungkapnya.

Tidak hanya memberikan pemahaman terkait SOP, Diklat tersebut juga secara lansung dapat meningkatkan kompetensi peserta. “Dengan adanya SOP tentunya dapat menjadi acuan kerja ke depannya, contohnya dalam layanan akademik, kemahasiswaan dan lainnya,” ungkap Fefri Koni, S.HI selaku Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan.


Koni menuturkan, Diklat tersebut juga diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pusdiklat Tenaga Administrasi Kementerian Agama RI dengan IAIN Batusangkar. Kegiatan Diklat sendiri dilakukan selama lima hari penuh mulai dari Senin hingga Jumat tanggal 15 sampai 19 Juli 2019 yang bertempat di Gedung K lantai IV (Ruang Pertemuan Dosen) dan Hotel Pagaruyuang. Yang bertindak sebagai pemateri yaitu Tim Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. [] (fajri)


Share:

Mahasiswa FUAD Ramaikan Kontingen IAIN Batusangkar pada Pionir IX di UIN Malang

BATUSANGKAR. Sebanyak enam orang mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah yang tergabung dalam kontingen IAIN Batusangkar (30 orang) bakal ikuti Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke IX Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) se-Indonesia di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Keberangkatan mahasiswa ini dilepas langsung rektor IAIN Batusangkar, Kasmuri, ditandai dengan penyerahan bendera IAIN Batusangkar kepada Ketua Kontingen Yarman, M. Ag. yang akan mengikuti kompetisi PIONIR dari tanggal 15-21 Juli 2019.

Kasmuri mengatakan kegiatan PIONIR merupakan ajang kompetisi keilmuan, olahraga, seni, dan riset tingkat nasional bagi mahasiswa PTKIN yang diselenggarakan 2 tahun sekali. Kegiatan ini untuk mencari mahasiswa unggul, baik dalam prestasi akademik maupun keolahragaan dan seni.
“Kita tidak menargetkan berapa banyak medali yang harus di bawa pulang, yang terpenting anda memberikan yang terbaik dalam setiap lomba,” ucap Rektor.
Sementara itu, Wakil Rektor III Rizal, mengatakan kontingen IAIN Batusangkar pada Pionir di UIN Malang ini hanya mengikuti 21 cabang dari 38 cabang yang diperlombakan pada even nasional tersebut.

Patut kita banggakan dari 21 cabang yang akan kita ikuti, ada 4 cabang yang telah lolos seleksi penilaian di even nasional tersebut, yakni Cabang Karya Inovatif, Inovasi Media Pembelajaran, Karya Tulis Ilmiah Sains dan Teknologi dan Cabang Disain dan Peragaan Busana Islami,” sambung Rizal
Selain itu, kegiatan yang diperlombakan dan dipertandingkan pada PIONIR IX tersebut meliputi debat bahasa Arab, debat bahasa Inggris, Musabaqah Makalah Qur’ani (MMQ) dan Musabaqah Qiraatul kutub (MQK). Cabang olahraga meliputi futsal, bola voli, tenis meja, bulu tangkis, catur, panjat dinding, takraw, pencak silat, basket, dan karate. Sementara, bidang riset meliputi karya tulis dan karya inovatif mahasiswa. (Tim/Eyn)
Share:

FUAD IAIN Batusangkar Mantap untuk Menggelar Seminar Internasional

BATUSANGKAR. Panitia kegiatan Seminar Internasional Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar menggelar rapat persiapan dan finalisasi kebutuhan acara pada hari Kamis (11/7). Seminar internasional dengan tajuk Building Generation of Civilization in 4.0 Era ini akan diselenggarakan pada bulan Agustus, tanggal 28 sampai 29 dan bertempat di Auditorium IAIN Batusangkar. Pemateri yang akan dihadirkan didatangkan dari University of Washington di Seattle, Amerika, University of Malaya, Malaysia, dan Institut Teknologi Bandung. Selain itu, pembicara internal dari IAIN Batusangkar juga akan turut serta meramaikan seminar, yakni Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

The 2nd International Conference on Religion, Social and Humanities, dikenal dengan ICReSH, yang akan dibuka oleh Rektor IAIN Batusangkar menerima partisipan dari berbagai kalangan, baik dari kalangan akademis maupun kalangan profesional yang sesuai dengan tema seminar yang akan digelar. Beberapa sub tema yang ditawarkan diantaranya Islamic Philosophy, Media Cyber, Dynamic of Policy dan Social Movement. Peserta dapat mendaftar sebagai peserta seminar maupun sebagai pemateri paralel. Tulisan-tulisan yang masuk akan dipublikasikan dalam bentuk proceeding internasional dan jurnal yang telah terindeks di beberapa lembaga, baik skala nasional maupun internasional.

Panitia ICReSH sudah menyiapkan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk peserta maupun pemateri pada acara seminar. Pada rapat yang dipimpin oleh Dr. Irman, S.Ag., M.Pd, selaku Wakil Dekan I, disampaikan bahwasanya pendaftaran sudah dapat dilakukan, dan jika ada pertanyaan atau kebutuhan mengenai informasi lebih lanjut tentang acara seminar internasional ini dapat menghubungi pihak panitia yang tertera di brosur online maupun offline. [] (zain)
Share:

FUAD IAIN Batusangkar Jalin Kerjasama dengan Malaysia

BATUSANGKAR. Dekan dan Jajaran Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar menerima kunjungan dari perwakilan Malaysia pada hari Kamis (11/7). Pertemuan yang dilangsungkan di Ruang Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah membahas rencana kegiatan diskusi ilmiah antar bangsa. Diskusi ilmiah akan diikuti oleh mahasiswa yang didatangkan dari University Teknologi Mara (UiTM) yang bertempat di Cawangan Malaka, Malaysia, dan diramaikan oleh perwakilan mahasiswa serta pendidik dari IAIN Batusangkar. Kegiatan diskusi ilmiah ini memfokuskan pada persoalan komunikasi yang tergabung dalam kompetensi dan kesepakatan akademik di bidang ilmu komunikasi.

Rombongan yang diutus dari UiTM mengatakan bahwa kegiatan kerjasama yang akan dilangsungkan pada tanggal 31 Oktober 2019 dalam bentuk join diskusi ilmiah yang diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kerjasama antar negara. Kegiatan ini juga dapat menjadi sebuah awal yang baik dalam menjalin kerjasama dengan FUAD IAIN Batusangkar, bahkan dapat dikembangkan menjadi join riset dan pertukaran mahasiswa, pungkasnya.
Dari pihak Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, Dekan FUAD dan Jajaran menyambut baik niat dan rencana kegiatan yang akan dilangsungkan pada akhir Oktober tersebut. Dekan FUAD juga menambahkan “kegiatan join diskusi ini dapat menjadi sebuah awal yang baik dalam menjalin kerjasama antar universitas bahkan antar negara, serta kami siap untuk memfasilitasi kegiatan tersebut”, tambahnya. [] (zain)

Share:

Serah Terima Pelaksana Harian (PLH) Kepala Bagian Tata Usaha FUAD


FUAD, Batusangkar – Menghitung hari, jamaah haji Indonesia berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima ke Mekkah, termasuk di dalamnya Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar Yuldelasharmi, S.Ag., SS., MA. Sesuai aturan, tugas yang diemban oleh Yuldelasharmi diserahkan kepada Pelaksana Harian (Plh). Kamis (11/7), serah terimapun dilakukan di gedung FUAD kampus 2 IAIN Batusangkar sekaligus pelepasan Yuldelasharmi untuk berangkat ibadah haji.


“InsyaAllah sebentar lagi Kabag Tata Usahal akan melaksanakan ibadah haji. Kita semua di FUAD ini mendoakan semoga ibadah beliau diberikan kelancaran dan keberkahan oleh Allah. Ini juga sekaligus pelecut bagi civitas FUAD lainnya juga untuk melaksanakan ibadah haji,” ungkap Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD.

Adripen menuturkan, serah terima ini perlu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Dengan ini, kerja-kerja yang dilakukan oleh Kabag Tata Usaha ini diserahkan dan dilakukan oleh Plh. Sehingga alur administrasi dan lainnya dapat berjalan dengan lancar. Pak Kabag pun kan bisa tenang menjalankan ibadah haji,” lanjutnya.


Yuldelasharmi sendiri menuturkan banyak terimakasih atas doa yang diberikan oleh segenap civitas FUAD. “Alhamdulillah sebentar lagi saya akan menunaikan ibadah haji. Saya mohon doa atas kelancaran dan mabrurnya haji saya ini. InsyaAllah di sana, saya akan mendoakan kebaikan untuk bapak, ibu dan teman-teman di sini,” ujarnya.

Yul, biasa ia dipanggil, juga memberikan motivasi kepada yang belum berhaji agar memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima ini. “Niat yang kuat ini penting karena melalui niat, InsyaAllah Allah akan kasih jalan. Bahkan saya menemukan akan tukang ojek yang bisa neik haji dengan usaha yang luar biasa. Begitu kuat keinginan dia untuk naik haji. Ini hanya salah satu contoh penyemangat buat kita untuk ke Baitullah. Semoga kita semua di sini dapat ke sana secepatnya,” tutup Yul. [] (fajri).

Share:

Dekan FUAD IAIN Batusangkar Mengikuti FGD di Bappeda Sumbar

BATUSANGKAR. Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, Dr. Adripen, M.Pd., mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk fiksasi draft buku Pedoman Pengamalan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah yang berlangsung pada hari Rabu (10/7). Acara FGD ini menghadirkan beberapa tokoh dari berbagai institusi guna menemukan kesepakatan dan saran-saran untuk kesempurnaan pedoman yang diusulkan. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3, Bappeda Provinsi Sumatera Barat dan dimulai pukul 08.00 WIB ini menghasilkan segudang ide-ide untuk keberlanjutan perkembangan Sumatera Barat khususnya di bidang pengamalan nilai ABS-SBK.
Seiring dengan Visi Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2021, yakni terwujudnya Sumbar yang madani dan sejahtera, Forum ini menyambut visi pembangunan dengan misi utama, yaitu meningkatkan tata kehidupan yang harmonis, agamis dan berkebudayaan. Pengamalan nilai-nilai adat sejatinya diiringi dengan pemahaman mengenai falsafah Adat Basandi Syara’, dan Syara’ Badansi Kitabullah, baik dalam ranah tekstual maupun kontekstual.
FGD yang turut dihadiri oleh Komisi V DPRD Sumatera Barat dan Pejabat Eselon di lingkungan Kemenag Sumatera Barat membuktikan adanya upaya yang serius dari berbagai kalangan mengenai pengamalan nilai ABS-SBK di kehidupan masyarakat, meskipun masifnya perkembangan dan pengaruh budaya dari berbagai daerah, seperti budaya Eropa maupun budaya timur yang lain. Pada sesi akhir forum, atas nama pemerintah Sumbar yang diwakili dari berbagai instansi, bersama-sama mendukung untuk menyukseskan penyelesaian draft untuk pedoman pengamalan ABS-SBK. [] (zain)

Share:

Youtube

Fanspage