Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Wisuda Perdana Fakulltas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar


Batusangkar, Rabu–Kamis 26–27 September 2018. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar kembali menuai hasil dari kerja keras yang telah dilakukan yang ditandai dengan diwisudanya 502 orang wisudawan/ti. Prosesi Wisuda berlangsung di Aula Auditorium Kampus I pada hari Rabu-Kamis oleh Rektor Dr. H. Kasmuri, MA yang dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar, dan seruluh Anggota Senat IAIN Batusangkar.
Pada kesempatan tersebut Dr. H. Kasmuri, MA mengucapkan selamat atas tercapainya gelar Magister, Sarjana dan Ahli Madya kepada 502 wisudawan/ti. Ucapan tersebut juga ditujukan secara istimewa kepada para wisudawan/ti terbaik dan diharapkan dapat memanfaatkan dengan baik pengalaman yang didapatkan selama bangku perkuliahan.
Wisuda kali ini merupakan wisuda ke enam setelah STAIN Batusangkar resmi beralih status menjadi IAIN Batusangkar. Oleh karena itu perjalanan yang tergolong relatif pendek, Dr. H. Kasmuri, MA selaku Rektor ingin berbagi informasi mengenai perkembangan Perguruan Tinggi Islam di Batusangkar kepada seluruh undangan. Pertama, penguatan dan pengembangan kelembagaan terus dilakukan di kampus yang kita dambakan ini, terbukti dari 25 Jurusan lima diantaranya telah berhasil meraih Akreditasi A. Dalam segi peminat ke IAIN Batusangkar pada tahun ini, tercatat 6.560 orang pendaftar, karena ketebatasan fasilitas yang kita miliki, hanya 1982 orang yang bisa kita terima di IAIN Batusangkar. Dr. H. Kasmuri, MA juga menambahkan dengan keterbatasan itu, pada tahun 2018 kita sedang melaksanakan pembagunan fisik di lahan kampus II yang berlokasi di Nagari Parambahan-Cubadak, yang sedang dalam pembangun tahun ini gedung Fakultas Syariah. Total biaya untuk pembangunan gedung ini senilai 35 Milyar yang berasal dari dana SBSN.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Nailur Rahmi, M.Ag mengatakan sebanyak 502 orang wisudawan-wisudawati berasal dari 4 Fakultas dan Program Pascasarjana. 17 orang diantaranya adalah wisudawan/ti Perdana dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar. Setiap pelaksanaan wisuda IAIN Batusangkar selalu memberikan penghargaan terhadap wisudawan/ti yang berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik dan peneliti terbaik. Untuk lulusan terbaik berasal dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diraih oleh Fitri Adriani dengan IPK 3.74. Sedangkan untuk peneliti terbaik dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diraih oleh Robi Gusnadi dan dari Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diraih oleh Rosiska Juliarti. (dn/san)

Share:

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Adakan Acara Visiting Doctor


Batusangkar, Senin 24 September 2018. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar melaksanakan acara Visiting Doctor yang bertemakan “Pengembangan Masyarakat Islam Antara Peluang dan Tantangan”.
Visiting Doctor yang dilaksanakan di ruangan Fuad IV Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar itu dihadiri oleh Dekan beserta Wakil Dekan I dan III, Kabag, Kasubbag, dosen, karyawan serta mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dan Jurusan lainnya pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar.
Pada acara ini hadir sebagai Narasumber Dr. Tantan Hermansyah, S.Ag., M.Si dosen Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Visiting Doctor ini diselenggarakan agar mahasiswa terutama Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam mengetahui apa saja peluang dan tantangan dalam Pengembangan Masyarakat Islam. Selain itu berguna bagi seluruh mahasiswa untuk memberi gambaran, wawasan dan arah dalam menghadapi peluang dan tantangan.
Alumni Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam mempunyai peluang menjadi penggerak masyarakat yaitunya sebagai pendamping, perencana dan sebagai aplikator dengan kapasitas, kesabaran, intensitas dan kekuatan untuk mendapatkan peluang yang ada.
Harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan ini mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam maupun mahasiswa Jurusan lainnya pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dapat memanfaatkan peluang yang ada di dalam masyarakat berupa bekal ilmu yang bermanfaat serta dapat diaplikasikan langsung di tengah-tengah masyarakat dan diharapkan akan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat itu sendiri. (rfk)

Share:

FUAD TV

Fanspage