Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Rapat Kerja (RAKER) Tahun 2020 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah


Batusangkar - Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Batusangkar mengadakan Rapat Kerja (RAKER) Tahun 2020 di ruang pertemuan FUAD, Rabu (19/12/2018). Rapat Kerja merupakan kegiatan tahunan fakultas yang membahas tentang rencana kegiatan dan alokasi anggaran untuk setahun kedepan. Rapat Kerja kali ini dihadiri para pejabat di lingkungan fakultas yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan I, II, dan III, Kabag, Kasubag, Kajur, Kalaboratorium, dan seluruh staff/JFU FUAD.
Rapat kerja kali ini membahas rencana kegiatan dan anggaran fakultas untuk tahun 2020 dan akan disampaikan pada Rapat Kerja di tingkat institut pada awal tahun 2019 mendatang. Adapun rencana kegiatan dan anggaran untuk tahun 2019 telah selesai dibahas pada tahun lalu dan telah mendapat persetujuan oleh pihak institut untuk dilaksanakan. Bentuk Rencana Kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 meliputi tiga bidang. Bidang I yakni terkait dengan bidang akademik dan kelembagaan yang memuat program-program kegiatan dari keseluruhan prodi yang ada di FUAD (Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pengembangan Masyarakat Islam, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Psikologi Islam dan Pemikiran Politik Islam,) dan unit laboratorium. Bidang II terkait bidang administrasi umum, perencanaan, dan keuangan. Bidang III terkait bidang kemahasiswaan dan kerjasama yang meliputi berbagai program kegiatan peningkatan kreativitas mahasiswa melalui pembinaan dan pemberian fasilitas dari IAIN agar tercipta mahasiswa yang memiliki kompetensi softskill yang unggul dan berkualitas.
Pada kesempatan ini Dekan FUAD, Dr. Adripen, M.Pd menyampaikan bahwa untuk dapat mewujudkan berbagai agenda program yang telah dirancang tersebut diperlukan loyalitas yang tinggi dan membangun hubungan komunikasi yang baik dengan semua unsur agar tercipta etos kerja yang humanis dan saling menguatkan. Semua pihak harus terlibat aktif mewujudkan cita-cita FUAD menjadi fakultas yang maju dan terdepan. (tyw)

Share:

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam lakukan Observasi ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi


Batusangkar, Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) merupakan salah satu jurusan baru yang ada di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD). Sekarang Jurusan ini sudah mempunyai 81 orang yang terdiri dari dua angkatan, angkatan pertama berjumlah 38 orang dan angkatan kedua berjumlah 43 orang. Belum lama ini angkatan pertama jurusan IPII menyelenggarakan kunjungan ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dalam penguatan mata kuliah “Layanan Perpustakaan” yang mana mata kuliah ini diajarkan oleh salah satu Dosen IPII yakni Rika Jufriazia Manita. Kunjungan ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 18 Desember 2018.
Menurut Dosen pengampu memaparkan “kegiatan kunjungan ini dilakukan untuk memperdalam ilmu mengenai pelayanan perpustakaan, oleh karena itu saya membawa mahasiswa IPII ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi ini secara langsung. Sebelum memutuskan tempat kunjungan saya juga memperhatikan tempat yang sesuai dengan tujuan awal kami dalam mencapai mata kuliah layanan perpustakaan ini. Dengan mempertimbangkan hal itu saya memutuskan untuk menjatuhkan pilihan ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Mahasiswa diharapkan dapat menggali informasi yang lengkap mengenai layanan perpustakaan di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi”.
Saat mahasiswa berada di Perpustakaan Proklamator Bukittinggi mereka di sambut sangat baik dan pihak perpustakaan memberikan peluang kepada mahasiswa untuk menanyakan dan menggali informasi lebih lengkap dengan Jajaran Perpustakaan Proklamator Bukittinggi. Selain itu Ketua UPT Perpustakaan Proklamator Bukittinggi Bapak Purwanto, S.ip juga memberikan arahan kepada mahasiswa IPII agar terus semangat dalam menjalankan perkuliahannya, karena jurusan perpustakaan itu merupakan jurusan yang sangat mengasyikkan dan dunia kerjanya pun tidak sulit untuk mencarinya.(opl/san)

Share:

Observasi Lapangan Mahasiswa KPI ke Singgalang


Selasa, 11 Desember 2018 tepat jam 11.00 WIB, Rombongan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar berkunjung ke media cetak Singgalang di Padang. Kunjungan bertujuan dalam rangka observasi yang berkaitan dengan mata kuliah “Produksi Media Cetak”.
Kegiatan observasi tersebut diikuti oleh mahasiswa KPI Konsentrasi Jurnalistik Semester V yang berjumlah 21 orang serta didampingi oleh dua orang dosen pembimbing yakni Syafriwaldi dan Oktri Permata Lani. Kedatangan disambut langsung oleh Arizal redaktur Singgalang. Syafriwaldi mengungkapkan, “kunjungan dilakukan dalam rangka pemantapan wawasan mahasiswa dan observasi lapangan bagi mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah produksi berita media cetak. Sehingga mahasiswa mengetahui bagaimana proses produksi, post produksi dan pasca produksi sebuah berita”.
Sementara itu arizal mengatakan, “sampai hari ini singgalang masih mampu bersaing dengan Koran yang lainnya. Hal ini disebabkan karena Koran Singgalang lebih menonjolkan kreativitas konten. Seperti keunggulan Singgalang yang focus memaksimalkan konten lokal.” Ditambahkan oleh Lenggogeni (redaktur yang ikut hadir) mengajak mahasiswa untuk berkarya sehingga bisa diorbitkan di Koran Singgalang. (sywd)

Share:

Pengumuman Lulus Administrasi Rekrutmen Penetapan UKT I Tahun 2018


PENGUMUMAN
Nomor: B.1294/In.27/R/PP.00.9/11/2018
TENTANG
DAFTAR LULUS ADMINISTRASI REKRUTMEN PENETAPAN UANG KULIAH TUNGGAL KELOMPOK I
MAHASISWA BARU IAIN BATUSANGKAR TAHUN 2018

Berdasarkan Berita Acara Nomor: B-1293/In.27/R/PP.04/11/2018 tentang Penetapan Lulus Administrasi Rekrutmen Uang Kuliah Tunggal Kelompok I Mahasiswa Baru Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2018, bersama ini disampaikan mahasiswa yang dinyatakan LULUS ADMINISTRASI sebagaimana daftar terlampir. Kepada mahasiswa yang bersangkutan agar menyerahkan dokumen pengajuan Penetapan Uang Kuliah Tunggal Kelompok I (UKT Kelompok I) dengan ketentuan:
A.       Dokumen yang Diserahkan:
1. Asli bukti pendaftaran Rekrutmen UKT Kelompok I tahun 2018 pada ecampus IAIN Batusangkar;
2.  Asli surat permohonan Rekrutmen UKT Kelompok I Tahun 2018 sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir;
3.    Asli surat pernyataan keabsahan data sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir;
4.  Asli surat pernyataan bebas narkoba dan tidak merokok sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir;
5.   Asli surat pernyataan bersedia mematuhi kode etik dan tata tertib mahasiswa sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir;
6.   Asli surat pernyataan kebenaran foto rumah/tempat tinggal sendiri sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir;
7. Asli surat keterangan penghasilan Orang tua/Wali yang dikeluarkan Wali Nagari/Kepala Desa;
8.    Asli surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan Wali Nagari/Kepala Desa (dapat didukung oleh KPS, KIP, Jamkesmas, atau bukti lainnya);
9.    Fotokopi bukti/ressu bukti pembayaran SPP Pertama/pendaftaran ulang bagi mahasiswa IAIN Batusangkar;
10.   Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Susunan Keluarga;
11.   Fotokopi rekening listrik/struk pembayaran bulan terakhir (jika tersedia aliran listrik);
12.   Fotokopi bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali (apabila mempunyai bukti pembayaran);
13.  Denah lokasi rumah tempat tinggal orang tua dari Ibukota Kabupaten/Kota sesuai format yang ditentukan sebagaimana terlampir.
B.  Berkas disusun sesuai urutan sebagaimana disebutkan pada point A dan dikumpulkan/dijepit dalam map kertas bertulang dengan ketentuan:
1.        Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menggunakan Map warna Hijau
2.        Fakultas Syariah menggunakan Map warna Kuning
3.        Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah menggunakan Map warna Biru
4.        Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menggunakan Map warna Merah
C.       Waktu dan Tempat Penyerahan Berkas
Tanggal 12 s.d. 15 November 2018 di Ruang Subbag Akama Fakultas masing-masing
D.     Mahasiswa yang menyerahkan berkas dengan lengkap sesuai jadwal yang ditentukan dapat mengikuti wawancara pada tanggal 16 s.d. 19 November 2018 sesuai jadwal dan tempat yang ditentukan oleh Fakultas masing-masing.
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Batusangkar, 09 November 2018
Rektor,

dto
                                                               
Dr. H. Kasmuri, MA.

Daftar Nama dan Formulir Permohonan dapat di download pada lampiran pengumuman ini
1. Pengumuman Lulus Administrasi UKT I Tahun 2018
2. Form Surat Permohonan dan Pernyataan UKT I Tahun 2018
Share:

International Conference On Social Humanities (ICReSH) 2018 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

IAIN Batusangkar. Untuk mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, terutama dalam melakukan pengkajian ilmiah dalam berbagai aspek pengetahuan, maka FUAD IAIN Batusangkar melaksanakan International Conference on Religion and Social Humanities (ICReSH) I.
Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 05-06 November 2018 bertempat di Hotel Emersia Batusangkar dengan mengangkatkan ikon FUAD sebagai salah satu Fakultas keagamaan pada IAIN Batusangkar, maka dari itu diselenggarakan seminar Internasional dengan tema “Radicalism In Global Constellation” Sebut Dekan FUAD.
Lebih lanjut Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Drs. Adripen, M.Pd mengatakan dengan munculnya isu-isu radikalisme di tengah-tengah masyarakat, ini terkesan mendiskreditkan bagi umat Islam, untuk itu diluruskan pemahaman-pemahaman yang dianggap keliru tersebut, melalui kajian tentang pemaknaan dari radikalisme.
“Sebenarnya radikalisme adalah suatu idiologi (ide atau gagasan) yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim. Inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan, kelompok radikal umumnya mengiginkan perubahan dalam tempo singkat dan secara drastis serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku” terang Drs. Adripen, M.Pd.
Dalam menjawab keraguan tersebut, di hadirkanlah pakar-pakar tentang radikalisme dalam meluruskan anggapan pemahaman masyarakat yang keliru, seperti Syaikh Walid Hamdi Muhammad dari Mesir, akan membicarakan Radikalisme dalam padangan dunia Islam, Sidney R. JONES pengamat teroris Internasional dari Australia yang akan membahas Radikalisme dalam pandangan dunia barat, Nasir Abbas dengan latar belakang orang yang pernah di cap orang yang menganut paham-paham radikalisme, maka dia akan membahas tentang gerakan Radikalisme Islam di tinjau dari sebuah Historis dan Dr. Irman, S.Ag., M.Pd bersama Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd membahas gerakan Radikalisme di tinjau dari sebuah teoritik dan empirik, sebut Drs. Adripen, M.Pd.
Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA juga sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan seminar internasional, tentang konsep-konsep pemikiran utama beliau sebagai Rektor IAIN Batusangkar dalam menghadapi Radikalisme di tengah-tengah mahasiswa yang sedang menuntut Ilmu di IAIN Batusangkar, sehingga nanti mahasiswa kita paham dengan apa itu Radikalisme. Dr. H. Kasmuri, MA juga mengatakan dalam serangkaian kegiatan Seminar Internasional tersebut, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Curup dengan IAIN Batusangkar. (dn/san)
Share:

Daftar Nama Penerima Program Beasiswa BIDIKMISI Tahun 2018



Untuk melihat info lebih lanjutnya klick "Disini"
Share:

Diskusi Ilmiah Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam "Pustakawan Harus Mempunyai Good Image"


Batusangkar, Rabu 17 Oktober 2018. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam mengadakan Diskusi Ilmiah dengan tema “Peluang dan Tantangan Pustakawan Masa Depan”. Diskusi Ilmiah ini menghadirkan narasumber Dra. Nurjani, M.Si yang merupakan salah satu pustakawan nasional. Kiprahnya sudah tidak diragukan lagi dengan banyaknya melakukan pelatihan dan penghargaan yang dimiliki oleh beliau membuat jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam mengundang beliau sebagai narasumber pada diskusi ilmiah yang di adakan di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD).
Dalam diskusi ilmiah ini, beliau menyatakan bahwasanya seorang pustakawan juga harus memiliki personal branding yang baik, sehingga apabila pustakawan tersebut membangun personal citra maka akan menimbulkan good image / citra yang baik. Dengan adanya citra yang baik maka pustakwan dengan sendirinya akan mendapatkan banyak peluang untuk lebih mengembangkan diri dan memperluas kiprahnya di dunia kepustakaan. Selain itu dengan adanya good image ini tidak hanya dapat memberikan peluang, namun juga dapat membantu pustakawan dalam menetralisir tantangan yang akan dihadapi seorang pustakawan.
Ketika suatu citra seorang pustakawan baik di mata pemustaka, maka tantangan yang di hadapinya saat berhadapan dengan pemustaka jauh lebih sedikit, di bandingkan dengan pustakawan yang memiliki citra buruk (negative). Dalam hal membangun sebuah good image, diperlukan sebuah komunikasi yang komunikatif, transparan dan jelas. Contoh ketika seorang pemustaka mengalami situasi kebingungan dalam mencari literature / buku referensi, maka seharusnya seorang pustakawan dapat menjalin komunikasi yang aktif dengan pemustaka lainnya. Sehingga pemustaka mendapatkan literature yang dibutuhkannya. Kemudian dikaitkan dengan transparan dan jelas, seorang pustakawan harus dapat memberikan petunjuk dan aturan saat berada di perpustakaan bagi seorang pemustaka dengan transparan dan jelas.
Sehingga pemustaka dapat memahami aturan, sistem dan perilaku yang harus di lakukan saat berada di perpustakaan. Jika informasi tersebut, tidak disampaikan secara transparan dan jelas maka dapat mengakibatkan miss communication maupun miss understanding. Yang mana hal ini akan merujuk pada kekecewaan, kekesalan dan ketidakpuasaan terhadap pelayanan pustakawan. Sehingga terciptalah sebuah personal citra yang buruk dan mengakibatkan banyak terjadi kesalahpahaman. Jadi, seorang pustakawan haruslah membangun personal citra yang good image, dengan membangun komunikasi yang komunikatif, transparan dan jelas. (opl/san)


Share:

Mahasiswi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Raih "Perak" Pada PKM Ke-1 Se-Sumatera di UIN Raden Fatah Palembang


Batusangkar, Pelaksanaan kegiatan Pekan Kreatifitas Mahasiswa Se-Sumatera Ke-1 di UIN Raden Fatah Palembang pada tanggal 8 s/d 13 Oktober 2018 mengusung tema “Menjalin Ukhuwah dan Meraih Prestasi, Mewujudkan PTKIN Bermartabat“. Pada kegiatan ini IAIN Batusangkar turut andil dengan mengirimkan 20 orang atlet yang berasal dari berbagai jurusan yang tersebar di beberapa Fakultas yang ada pada IAIN Batusangkar. mereka diturunkan di beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Atlet IAIN Batusangkar dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dra. Desmita, M.Si, Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Zainuddin, MA di kampus 1 IAIN Batusangkar pada tanggal 07 Oktober 2018 serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Ulya Atsani, SH., M.Hum yang juga ikut mendampingi atlet bersama Kasubbag Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Dra. Herma Yulis Syam, M.Pd.I dan Ketua Jurusan Tadris Bahasa Inggris Yulnetri, SS., M.Pd.
Pada kegiatan bergengsi ini IAIN Batusangkar meraih 5 medali perak dan 1 medali perunggu. Salah satu altet berhasil mengharumkan nama dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang diwakili oleh Tesha Putri Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Konsentrasi Broadcasting peraih medali perak pada cabang olahraga Catur Cepat & Catur Klasik yang diikuti oleh 12 orang dari PTKIN Se-Sumatera.
“Saya sangat senang dan bangga mampu mempersembahakan mendali ini khusus untuk orang tua dan lembaga” ungkap Tesha. Lebih lanjut Tesha mengatakan “Lawan yang dihadapi rata-rata sudah pernah bertemu sebelumnya, mereka sangat tangguh dan juga tidak mudah untuk dikalahkan. Kedepannya Tesha mengatakan “semoga dengan prestasi yang diraihnya dapat mengharumkan nama IAIN Batusangkar khususnya Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah”.
Desmawati., S.Sos., ME mengharapkan semua prestasi yang telah diraih mampu meningkatkan semangat berprestasi, berkarya, dan memperlihatkan jati diri Fakultas mampu bersaing di Kancah Sumatera yang nantinya memperluas prestasi pada ruang lingkup yang lebih besar lagi. (san/33)

Share:

Rihlah Dakwah Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah di Nagari Parambahan

Parambahan, 12-14 Oktober 2018. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, gelar “Rihlah Dakwah Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah”, ini adalah kegiatan dosen dan mahasiswa untuk memberikan kajian keislaman kepada masyarakat di Nagari Parambahan. Dekan Drs. Adripen, M.Pd yang didampingi oleh Wakil Dekan I, III, Kabag, Kasubbag, Dosen dan Karyawan FUAD, membuka kegiatan di aula Kantor Wali Nagari Parambahan yang dihadiri masyarakat, KAN, Lembaga Unsur serta perangkat Nagari.
Bersamaan dengan kegiatan ini H. Robbi Yasdi selaku Wali Nagari Parambahan menyampaikan kegiatan ini membawa manfaat pada masyarakat Nagari Parambahan untuk kembali menyemarakkan masjid atau musholla untuk kegiatan keagamaan dan untuk kedepannya semoga dapat dilaksanakan kembali kegiatan serupa dalam rentang waktu pelaksanaan kegiatan lebih lama nantinya.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 12-14 Oktober 2018 di Nagari Parambahan menghadirkan Narasumber H. Solsofad, A.Md., S.Pd.I., MA selaku Wakil MUI Sumbar. Dengan mengusung Tema “Tabligh Akbar Rihlah Dakwah Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah”.
Sementara itu peserta yang menghadiri kegiatan ini terdiri dari 30 orang mahasiswa yang ditempatkan pada tujuh Masjid dan Musholla yang ada pada Nagari Parambahan dengan didampingi oleh pemateri atau penanggung jawab setiap mahasiswa yang berasal dari dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar.
Kegiatan berlangsung dengan acara ceramah subuh, pemberian bimbingan psikologi keluarga pada masyarakat, lomba tahfiz, lomba menulis cerita islami, pelatihan pemilih pemula, goro bersama, pemutaran film agama dan film dokumenter Nagari Parambahan hasil karya mahasiswa yang dihadiri masyarakat Nagari Parambahan.(san/rfk)

Share:

Wisuda Perdana Fakulltas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar


Batusangkar, Rabu–Kamis 26–27 September 2018. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar kembali menuai hasil dari kerja keras yang telah dilakukan yang ditandai dengan diwisudanya 502 orang wisudawan/ti. Prosesi Wisuda berlangsung di Aula Auditorium Kampus I pada hari Rabu-Kamis oleh Rektor Dr. H. Kasmuri, MA yang dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar, dan seruluh Anggota Senat IAIN Batusangkar.
Pada kesempatan tersebut Dr. H. Kasmuri, MA mengucapkan selamat atas tercapainya gelar Magister, Sarjana dan Ahli Madya kepada 502 wisudawan/ti. Ucapan tersebut juga ditujukan secara istimewa kepada para wisudawan/ti terbaik dan diharapkan dapat memanfaatkan dengan baik pengalaman yang didapatkan selama bangku perkuliahan.
Wisuda kali ini merupakan wisuda ke enam setelah STAIN Batusangkar resmi beralih status menjadi IAIN Batusangkar. Oleh karena itu perjalanan yang tergolong relatif pendek, Dr. H. Kasmuri, MA selaku Rektor ingin berbagi informasi mengenai perkembangan Perguruan Tinggi Islam di Batusangkar kepada seluruh undangan. Pertama, penguatan dan pengembangan kelembagaan terus dilakukan di kampus yang kita dambakan ini, terbukti dari 25 Jurusan lima diantaranya telah berhasil meraih Akreditasi A. Dalam segi peminat ke IAIN Batusangkar pada tahun ini, tercatat 6.560 orang pendaftar, karena ketebatasan fasilitas yang kita miliki, hanya 1982 orang yang bisa kita terima di IAIN Batusangkar. Dr. H. Kasmuri, MA juga menambahkan dengan keterbatasan itu, pada tahun 2018 kita sedang melaksanakan pembagunan fisik di lahan kampus II yang berlokasi di Nagari Parambahan-Cubadak, yang sedang dalam pembangun tahun ini gedung Fakultas Syariah. Total biaya untuk pembangunan gedung ini senilai 35 Milyar yang berasal dari dana SBSN.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Nailur Rahmi, M.Ag mengatakan sebanyak 502 orang wisudawan-wisudawati berasal dari 4 Fakultas dan Program Pascasarjana. 17 orang diantaranya adalah wisudawan/ti Perdana dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar. Setiap pelaksanaan wisuda IAIN Batusangkar selalu memberikan penghargaan terhadap wisudawan/ti yang berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik dan peneliti terbaik. Untuk lulusan terbaik berasal dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diraih oleh Fitri Adriani dengan IPK 3.74. Sedangkan untuk peneliti terbaik dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diraih oleh Robi Gusnadi dan dari Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diraih oleh Rosiska Juliarti. (dn/san)

Share:

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Adakan Acara Visiting Doctor


Batusangkar, Senin 24 September 2018. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar melaksanakan acara Visiting Doctor yang bertemakan “Pengembangan Masyarakat Islam Antara Peluang dan Tantangan”.
Visiting Doctor yang dilaksanakan di ruangan Fuad IV Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar itu dihadiri oleh Dekan beserta Wakil Dekan I dan III, Kabag, Kasubbag, dosen, karyawan serta mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dan Jurusan lainnya pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar.
Pada acara ini hadir sebagai Narasumber Dr. Tantan Hermansyah, S.Ag., M.Si dosen Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Visiting Doctor ini diselenggarakan agar mahasiswa terutama Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam mengetahui apa saja peluang dan tantangan dalam Pengembangan Masyarakat Islam. Selain itu berguna bagi seluruh mahasiswa untuk memberi gambaran, wawasan dan arah dalam menghadapi peluang dan tantangan.
Alumni Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam mempunyai peluang menjadi penggerak masyarakat yaitunya sebagai pendamping, perencana dan sebagai aplikator dengan kapasitas, kesabaran, intensitas dan kekuatan untuk mendapatkan peluang yang ada.
Harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan ini mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam maupun mahasiswa Jurusan lainnya pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dapat memanfaatkan peluang yang ada di dalam masyarakat berupa bekal ilmu yang bermanfaat serta dapat diaplikasikan langsung di tengah-tengah masyarakat dan diharapkan akan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat itu sendiri. (rfk)

Share:

FUAD Selenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2018/2019

BATUSANGKAR-IAIN Batusangkar mengadakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Acara yang berlangsung pada bulan Agustus 2018 ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA yang diikuti oleh semua mahasiswa baru dari semua fakultas. 
Rangkaian kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan PBAK yang dilakukan oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) yang digabung dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan bertempat di Auditorium FEBI. Kegiatan yang mengusung tema “Menciptakan Mahasiswa Yang Kreatif dan Peduli Menuju Generasi Kritis yang Berakhlak” dibuka oleh Dekan FUAD Dr. Adripen, M. Pd. Dalam sambutannya Dekan FUAD memberikan apresiasi dan selamat datang kepada mahasiswa baru karena telah menjadi bagian dari FUAD IAIN Batusangkar. Mereka yang diterima di FUAD telah berhasil menyisihkan calon mahasiswa lain yang mendaftar di FUAD.

Dalam kesempatan tersebut Dekan FUAD juga memperkenalkan kepada mahasiswa baru segenap pimpinan yang ada di FUAD, yang antara lain Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Irman, S.Ag., M.Pd,, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dra. Hj. Eliwatis, M.Ag, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Zulkifli, MA, dan Kepala Bagian Tata Usaha Yuldelasharmi, S.Ag., SS., MA. 
PBAK sendiri bertujuan untuk mengenalkan budaya akademik yang ada di lingkungan universitas maupun fakultas serta mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang di dalamnya diisi dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan kegiatan akademik, kegiatan kemahasiswaan, dan penyampaian kebijakan-kebijakan kampus, sehingga dapat menjadi bekal dan mendukung keberhasilan studi mahasiswa baru di IAIN Batusangkar.

Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik & Kemahasiswaan merupakan sebuah proses inisiasi yang akan mengantarkan calon mahasiswa ke gerbang kehidupan kampus yang merupakan “momentum bersejarah” bagi setiap mahasiswa baru yang memasuki pintu gerbang Perguruan Tinggi. Pengenalan Budaya Akademik & Kemahasiswaan dengan seluruh rangkaian acaranya merupakan wahana awal pembentukan watak bagi seorang mahasiswa baru. Disadari atau tidak, pengalaman pertama yang diperoleh selama mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik & Kemahasiswaan sangat berkesan bagi seorang mahasiswa, yang pada gilirannya akan terekspresi dalam kehidupan kesehariannya di lingkungan kampus. (tyw)
Share:

MUI Sumatera Barat dan Dandim 0307 Tanah Datar berikan Kuliah Umum di IAIN Batusangkar


Batusangkar, Senin 27 Agustus 2018. Dandim 0307 Tanah Datar Letkol. Inf. Edi S Harahap memberi kuliah umum bagi Mahasiswa baru di IAIN Batusangkar. Dalam kuliah umum tersebut Dandim 0307 tampil bersama Buya H. Gusrizal Gazahar Lc. M. Ag. Desmita Wakil Rektor 1 membuka secara umum kuliah umum di IAIN Batusangkar mengatakan kuliah umum suatu kewajiban bagi mahasiswa baru sebelum masuk kuliah di IAIN Batusangkar yang mempunyai filosofi kincir air sementara tema kuliah umum “Peran Perguruan Tinggi Dalam Problem Keumatan”.
Lebih lanjut Desmita untuk mengetahui problem diminta mahasiswa mulai menganalisa dan membaca, seperti saat ini yang lagi booming masalah Islam Nusantara dan masalah cadar, hal itu muncul karena dangkalnya pemahaman agama.
Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Edi S Harahap dalam kuliah umum itu menyampaikan makalah silaturahmi kebangsaan. Menurut Edi dihadapan ribuan mahasiswa bangsa harus memiliki karakter karena negara yang tidak memiliki karakter pecah pasalnya tidak punya komitmen karakter kebangsaan, sementara negara-negara kecil yang mempunyai karakter dapat bertahan.
“Kuliah di IAIN bisa menjadi apa saja, selama kita punya kemampuan dan kemauan. Saat ini banyak Dandim yang dulunya kuliah di IAIN”, ujar Edi. Kalau dikaitkan dengan bela negara, seluruh warga negara berkewajiban melakukan bela negara sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing. “Kita harus mempunyai visi dan misi dalam hidup”, ujar Edi. Akan menjadi kerawanan bila mahasiswa tidak memiliki visi dan misi disamping itu kita harus bangga menjadi warga negara RI tambahnya.
Sementara bicara keumatan kita tidak terlepas membahas kebangsaan dengan ideologi Pancasila. Indonesia lahir dengan kehendak hidup bersama. “Kita membingkai masalah Islam dengan Bhineka Tunggal Ika. Masalah keumatan bisa menjadi masalah kebangsaan dan Ibu Pertiwi sedang menangis karena generasi muda kehilangan jatidiri”, ujar Dandim.
Mahasiswa sebagai generasi terpelajar jangan gampang terprovokasi dengan berita-berita hoak, maka harus bijak dalam menyikapinya dengan memproteksi diri dan bijak dalam menganalisa. Edi juga menghimbau mahasiswa tidak mendekati narkoba, apalagi mengunakannya sekali terjerat narkoba dan mengunakan narkoba, maka akan sulit untuk lepas, selanjutnya yang perlu dijauhi LGBT, karena hal itu merupakan penyakit menular.
KKN juga suatu hal yang harus dijauhi, seperti yang kita lihat saat ini banyak Kepala Daerah yang terkena OTT karena kasus korupsi. Jangan sampai nilai sosial yang dikembangkan justru keserakahan Pengetahuan tanpa karakter, bisnis tanpa moralitas dengan mengunakan cara tidak terpuji, agama tanpa pengorbanan, politik tanpa prinsip. Dandim mencontohkan pasangan serasi itu sepatu tidak sama dan seiring tapi dapat mencapai tujuan. Perguruan tinggi harus melahirkan generasi yang berkarakter jangan pernah merubah negara, tapi robahlah diri sendiri.
Sementara Buya H. Gusrizal Gazahar, Lc. M. Ag. dalam kuliah umumnya menyampaikan perguruan tinggi Islam dalam menghadapi problema umat merupakan istilah yang sering digunakan ulama. Ketika kita bicara umat, kita tidak bicara umat Saudi, Mekah ataupun Indonesia, tidak ada yang berhak menisbahkan umat selain nabi. “Bila ingin menciptakan istilah baru, maka kaji dulu, jangan bingung seperti Islam Nusantara”, ujarnya.
Konsep kenegaraan yang dirumuskan pendiri negara diambil dari Islam, hal ini seharusnya jangan menjadi pertentangan. (tia/anggi)
Share:

Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Adakan Evaluasi Akademik : "Indeks Penilaian Mahasiswa terhadap Dosen 86,3% Baik"

Batusangkar, Kamis 16 Agustus 2018. Rapat Evaluasi Dosen Selingkup Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah telah dilaksanakan di ruang sidang rapat Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar. Rapat ini di pimpin langsung Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan serta didampingi jajaran Pimpinan selingkup FUAD, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Zulkifli, MA, Kasubag Akama Fefri Koni, SHI., MA, Kasubag Umum Desmawati, S.Sos., ME, Koordinator Gugus Kendali Mutu, serta Kajur Selingkup FUAD.
Rapat yang di hadiri Seluruh Dosen yang mengajar di FUAD bertujuan untuk memonitoring dan meningkatkan proses PBM pada semester berikutnya, terutama dalam penyambutan Mahasiswa Baru yang akan di langsungkan pada akhir agustus 2018. Dalam rapat tersebut beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah masalah kedisiplinan dosen dan mahasiswa, peningkatan kompetensi Dosen serta mendorong lahirnya kreatifitas mahasiswa sesuai dengan Visi Misi masing-masing Jurusan pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar.
Dr. Irman, S.Ag., M.Pd mengungkapkan dalam laporannya, Indeks Kompetensi Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah berdasarkan penilaian mahasiswa 86,3% Baik, 3,9% Sangat Baik, dan 9% Cukup. Di harapkan untuk semester selanjutnya Para dosen dapat tertib administrasi serta ikut mendukung dan mensukseskan proses akreditasi yang saat ini sedang dipersiapkan terkhusus 3 jurusan baru yaitu PMI, IPII dan PSI dan 1 jurusan yang akan di re-akreditas yaitu jurusan KPI.
Lebih lanjut Dr. Irman, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah membuat target untuk tiga matakuliah penting, diantaranya Filsafat “Bagaimana membangun nilai Fikiran”, Kewirausahaan “Bagaimana menjadi seorang Enterpreneur”, Ilmu Dakwah ”Bagaimana melaksanakan Misi Dakwah” dengan melahirkan beberapa rumah kreatifitas mahasiswa yang berposko di beberapa Nagari, sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar.(rm)
Share:

Youtube

Fanspage