Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

DEMA Tumbuhkan Semangat Kepengurusan Lewat Kegiatan PKMM


FUAD, Batusangkar - Mengawali kinerja kepengurusan baru, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar (DEMA FUAD) berinisiatif mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Menengah (PKMM). Kegiatan PKMM mengusung sistem up grading dengan tema dan periode kepengurusan yang berbeda. Kegiatan diadakan sejak Jumat hingga Sabtu pada 20-21 September 2019 di Kampus 2 IAIN Batusangkar.
Kegiatan berjalan khidmat dan semangat serta dihadiri oleh jajaran pejabat FUAD, DEMA, serta HMJ. Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh DEMA FUAD tersebut. “Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan skill kepemimpinan. Bagaimanapun kalian-kalian ini akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” ujarnya.


Yuldhelasharmi, S.Ag., SS., MA selaku Kepala Bagian Tata Usaha dan pembina DEMA FUAD juga menyambut baik kegiatan mahasiswa tersebut. “Menumbuhkan Semangat Kepengurusan yang Berkarakter, Berakhlak, Bertanggungjawab, Solutif dan Berjiwa Kreatif  harus dimulai sejak benih-benih kepengurusan baru mulai tumbuh, jangan sampai diakhir kepengurusan, baru mempertanyakan rute map kepengurusannya, itu sudah basi,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 56 orang HMJ selingkup FUAD, dan undangan HMJ fakultas lain. Yang boleh mengikuti adalah anggota pengurus HMJ yang telah lolos PKMD (Pelatihan kepemimpinan mahasiswa tingkat Dasar). Sementara anggota pengurus DEMA dan HMJ yang baru, harus melalui tahapan PKMD ini.  Acara ini berlangsung 2 hari. Dengan coaching yang ahli dibidangnya. Dibuka oleh pak dekan FUAD, dan diisi materi oleh DEKAN dan pak Yuldhelas. [] (Zafira)

Share:

Darurat Asap Tidak Menciutkan Semangat Mahasiswa PMI untuk Terus Berbagi

BATUSANGKAR. Sekelompok Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar melakukan kegiatan filantropi dalam menyikapi bencana kabut asap yang melanda negeri beberapa waktu ini. Kegiatan dilakukan dengan membagikan masker di beberapa titik di Batusangkar. Kegiatan yang dimulai pada hari Sabtu (14/9) ini menyasar masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di luar ruangan, baik di lapangan ketika bekerja maupun di jalan bagi pengendara. Pembagian masker dilakukan guna untuk meminimalisasi dampak kabut asap yang tidak baik bagi kesehatan, terutama persoalan pernapasan.


Kegiatan relawan semacam ini merupakan sebuah tantangan bagi setiap mahasiswa yang mengambil Jurusan PMI dalam menerapkan ilmu dan teori yang didapatkan di ruang perkuliahan. Ketika di kelas mereka memahami konsep mengenai apa saja yang harus dilakukan di masyarakat dan bagaimana manajemen untuk melaksanakan kegiatan tersebut, dan di lapangan peserta didik menerapkannya. Penerapan ilmu dalam bentuk kegiatan pemberdayaan merupakan bentuk integrasi antara pemahaman akademik dengan kondisi di lapangan, sehingga pengetahuan yang didapat memadai dan komplit.

Kegiatan yang diinisiasi oleh kelompok mahasiswa dan dosen jurusan PMI ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi, namun lebih ke arah mengedukasi masyarakat mengenai bahaya kabut asap dan bagaimana untuk menanggulangi bahaya tersebut. Masker yang dibagikan para pahlawan asap ini didapatkan dari kerjasama antara pihak kampus dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar, dan juga disertai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar. Integrasi yang dijalin bertujuan untuk menanggulangi persoalan masyarakat secara komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait. 

Irwandi, M.A, Selaku dosen yang ikut membersamai kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran yang sangat baik bagi pengembangan kurikulum PMI terutama mengenai kegiatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. “Belajar tidak saja di kelas, bahkan sebaliknya, mahasiswa PMI belajarnya ya di masyarakat” imbunya. Selaras dengan hal itu, Habalee, Mahasiswa PMI yang berasal dari Thailand, mengaku senang mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk aplikasi ilmu yang telah dipelajari di kelas. “Ini lagi nyata dan kita dapat memahami kondisi masyarakat secara langsung” tambahnya dengan wajah yang bahagia.

Kegiatan ini telah dilaksanakan di beberapa tempat di sekitar wilayah Batusangkar, seperti di Sekolah Dasar Negeri 19 Parambahan kecamatan Limo Kaum. Pada hari Sabtu kemarin mereka mendatangi kegiatan PBM di sekolah tersebut dan membagikan masker kepada setiap siswa dan guru yang ada di sana. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai cara menghadapi kabut asap sehingga tidak berdampak buruk pada kesehatan. Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah dan mengapresiasi tindakan mahasiswa yang begitu peduli dengan kondisi masyarakat. Hingga hari ini kegiatan pembagian masker masih berlangsung dan menyasar titik yang lebih banyak lagi guna menebarkan kebaikan yang lebih luas. [] (zain)
Share:

Audit Internal untuk Tingkatkan Kualitas Jurusan KPI


FUAD, BATUSANGKAR – Semangat untuk terus meningkatkan kualitas jurusan terus digalakkan oleh IAIN Batusangkat. Untuk mencapai tujuan tersebut IAIN Batusangkar melakukan audit internal terhadap jurusan-jurusan yang ada. Senin (9/9) audit internal dilakukan di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar.

“Alhamdulillah kita kedatangan tim audit internal. Tentunya jurusan sangat antusias dengan kegiatan ini karena ini berkaitan dengan peningkatan kualitas jurusan untuk ke depannya,” tutur Zulkifli, M.Ag selaku Ketua Jurusan KPI.

Zulkifli menjelaskan, audit dilaksanakan guna mempersiapkan berkas dan administrasi untuk menyongsong akreditasi serta merapikan administrasi jurusan. Dengan adanya masukan dan saran dari auditor akan sangat bermanfaat untuk jurusan KPI.

“Dengan begini InsyaAllah kita optimis untuk menyonsong akreditasi jurusan KPI yang lebih baik, sehingga menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa untuk memilih KPI sebagai tujusan perkualiahan mereka,” tutup Zulkifli. [] (fajri)

Share:

Dekan Fuad Dukung Penuh Delegasi Mahasiswa dalam Event Sissca Internasional 2019

TANAH DATAR. Perhelatan even Sawahlunto Internasional Songket Silungkang Carnaval (SISSCA) berlangsung meriah pada minggu (8/9) di kawasan Pasar Remaja Sawahlunto. Kegiatan yang menampilkan keberagaman desain Songket Silungkang oleh 100 tim dari mahasiswa asing dan negara tetangga ini disaksikan langsung oleh Muhadjir Effendy selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Tak mau ketinggalan, mahasiswa dan mahasiswi dari fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) didelegasikan langsung oleh Dekan Fakultas FUAD, Dr. Adripen,M.Pd. dengan berbekal kamera untuk foto dan video, 8 orang mahasiswa diterjunkan langsung untuk mengikuti kegiatan lomba foto bertajuk karnaval SISSCA 2019 dan kategori objek ombilin coal mining herritage of sawahlunto (OCMHS) sebagai warisan. Sementara untuk lomba video, potensi pariwisata sawahlunto dan event SISSCA menjadi pilihan tema SISSCA 2019. Berbeda seperti tahun sebelumnya, dari data yang diperoleh, setidaknya sudah lebih dari 200 peserta yang mengikuti lomba foto dan video tersebut. “saya sangat mengapresiasi kegiatan SISSCA 2019 karena membantu mahasiswa FUAD sadar akan keragaman budaya yang berasal dari Sawahlunto. 

Even-even seperti ini diharapkan mampu membangun kreatifitas mahasiswa dan menumbuhkan semangat kearifan lokal tetapi ber-reputasi global seperti semangat yang tertuang dalam Visi IAIN Batusangkar” Komentar Adripen saat ditemui secara terpisah. Dilaksanakan untuk yang ke 5 kalinya, even SISSCA mendapat pujian dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Dikatakan dalam sambutannya bahwa SISSCA ini merupakan kreatifitas Sawahlunto dalam memberikan nilai tambah atau branding pada Songket Silungkang. Dilanjutkan Muhadjir, memang harus seperti itulah daerah dalam melestarikan sekaligus menjual prospek kekayaan produk lokal. Muhadjir tidak ingin produk lokal kalah bersaing dengan internasional hanya karena tidak ada sentuhan kreatifitas dan inovasi.
 
Pada acara yang dihelat sehari ini, terdapat arak-arakan karnaval parade peserta SISSCA 2019. Dirjen Merek Indikasi Geografis Kementerian Hukum dan HAM RI menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk Songket Silungkang. Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan bahwa Songket Silungkang merupakan warisan mahakarya leluhur Silungkang yang terus dilestarikan sampai sekarang. 
Dari data Humas Sawahlunto, dalam setiap tim, umumnya terdiri dari 5 sampai 7 orang. Untuk kategori eksibisi, ada yang dimeriahkan dari tim mahasiswa asing di Unand, mereka dari berbagai negara, seperti; Jepang, Korea, Thailand, Hamburgh dan lainnya. Kemudian juga ada tim dari negara tetangga kita, yakni Malaysia. 
“saya siap mendukung penuh kegiatan SISSCA 2019, apa yang dibutuhkan mahasiswa untuk kegiatan ini, silahkan dipenuhi semampunya” pungkas Adripen – (Zafirah)
Share:

Tingkatkan Kerapian Administrasi, Jurusan IAT Laksanakan Audit Internal

BATUSANGKAR. Jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah melaksanakan audit internal pada hari Selasa (3/9).  Audit internal yang dilaksanakan di ruang jurusan IAT tersebut bertujuan untuk melihat kearsipan dan ketertiban administrasi jurusan, baik dari segi kendali mutu maupun dari proses perkuliahan yang dilaksanakan. Pada akreditasi sebelumnya, Jurusan IAT mendapatkan predikat B dari ban PT, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ketertiban administrasi tidak hanya sebatas akreditasi, tapi lebih kepada menjadikannya sebagai rutinitas dan pengendalian administrasi jangka panjang.


Drs. Syamsuwir, M.Ag., selaku ketua jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di jurusan IAT sudah berjalan sesuai dengan arahan akademik dan rencana strategis fakultas mengenai pengembangan ilmu tafsir dan Alqur’an. Selain itu “audit internal ini kembali mengingatkan agar tetap senantiasa disiplin dan tertib administrasi dalam proses pembelajaran, bahkan ini harusnya dijadikan sebagai kebiasaan, sehingga seluruh program dan kegiatan terdokumentasikan dengan rapi” tambahnya.


Senada dengan hal tersebut, Dapit Amril, M.A, selaku Dosen yang mendampingi audit internal jurusan IAT mengatakan bahwa hasil dari audit internal cukup baik menimbang jurusan IAT merupakan salah satu jurusan yang cukup lama jika dibandingkan dengan jurusan lainnya. Audit internal ini menjadi suatu reminder untuk pengelola jurusan maupun dosen yang terkait di dalamnya agar senantiasa fokus pada administrasi dan dokumentasi. [] (zain)
Share:

Youtube

Fanspage