Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar

Tandatangani MoA dengan IAIN Langsa, FUAD Siap Jalin Kerjasama

BATUSANGKAR. FUAD - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Provinsi Aceh, lakukan benchmarking ke kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Sumatera Barat, Selasa (9/2/2021). 

Dalam acara tersebut rombongan IAIN Langsa dipimpin langsung oleh Dr. Mawardi Siregar, MA. Turut hadir Dedy Surya, M.Psi. Rizky Andana Pohan, M.Pd. Marimbun, M.Pd. Benchmarking tersebut juga diikuti dengan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MOA).

Ketua tim pendirian Prodi Psikologi Islam IAIN Langsa Dedy Surya, M.Psi menyebutkan Memorandum of Agreement (MoA) yang kita lakukan antara lain dengan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar, studi komparasi dan MoA/MoU tersebut sebagai langkah awal untuk mempersiapkan kebutuhan pengajuan Prodi Psikologi Islam di IAIN Langsa.

“Pihaknya dapat memetakan peluang dan tantangan untuk membuka Prodi Psikologi Islam, di IAIN Langsa nantinya, semoga dengan kekuatan dan SDM yang kita miliki IAIN Langsa bisa membuka Prodi tersebut. Selain itu IAIN Langsa juga membangun komunikasi melalui MoA dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar.”

Disamping mematangkan pembukaan Prodi Psikologi Islam, dan melakukan kerjasama dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling IAIN Batusangkar. Program Studi BKI FUAD IAIN Langsa juga lakukan MoA dengan Pascasarjana IAIN Batusangkar. Dr. Mawardi Ketua Program Studi BKI IAIN Langsa menyampaikan harapannya dengan kerjasama ini, kedepannya mahasiswa strata 1 dari BKI FUAD IAIN Langsa bisa bergabung untuk melanjutkan jenjang S2 di BKPI Pascasarjana IAIN Batusangkar.

Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc dan segenap Pimpinan mengatakan kita terbuka luas terhadap siapa saja yang akan menjalin kerjasama dengan IAIN Batusangkar, kita juga siapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan handal di bidang keilmuannya masing-masing. Dimana nantinya kualitas pendidikan dan pengajaran, terutama dalam mendukung pelaksanaan program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar terwujud antara ke dua perguruan ini, dan membuka peluang untuk melakukan pengembangan publikasi ilmiah.

Lebih lanjut Marjoni Imamora mengatakan dengan keterjalinan antara dua kampus yang sama-sama di bawah Kementerian Agama ini akan bisa memperluas tentang Pengabdian dan Publikasi Ilmiah, berupa Join Seminar, kolaborasi penelitian dan juga Kegiatan kemahasiswaan” ucap rektor.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Dr. Sirajul Munir, M.Pd menuturkan bahwa pada dasarnya IAIN Batusangkar terbuka untuk menjalin kerjasama bagi semua pihak sepanjang memberikan keuntungan yang positif bagi kemajuan dunia pendidikan. “Kita tidak bisa lagi bekerja tanpa berkolaborasi dan bersinergi di era industri 4.0 ini” tutup wakil Rektor III IAIN Batusangkar tersebut. (ZN/JH).

 

 

Share:

Lembaga Mahasiswa FUAD Ikuti Leadership Program

Tanah Datar. FUAD - Ketua Lembaga Kemahasiswaan IAIN Batusangkar ikuti Leadership Training, Rektor diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag., M. Pd. mengatakan mahasiswa harus memiliki kepribadian yang baik, Memahami persoalan terkini, dan menjadi solusi bagi umat.

Kegiatan ini yang diikuti sebanyak 56 ketua Lembaga Kemahasiswaan yakni, Dewan Mahasiswa, Senat Mahasiswa baik di tingkat Institut maupun tingkat fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa/Khusus, UKM/UKK dan Himpunan Mahasiswa Jurusan.

Selama tiga hari tanggal 04-06 Februari 2021 yang memakai lokasi auditorium kampus II, Leadership Training mahasiswa ini tetap memperhatikan protokol Covid-19, kegiatan yang akan menghadirkan beberapa pemateri, baik Rektor, Wakil Rektor, Biro AUAK, bagian keuangan dan akademisi dari Universitas Andalas.

Ridwal Trisoni mengatakan peran mahasiswa dalam masyarakat dikenal sebagai agent of change (agen perubahan). Mahasiswa merupakan penggerak perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimilikinya, mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan, khususnya di IAIN Batusangkar.

“Karena mahasiswa berada di garda terdepan yang harus menjaga nilai-nilai baik seperti kejujuran, gotong-royong, empati, dan keadilan, mahasiswa yang berkualitas baik, akan menjadikan diri sebagai pribadi yang lebih baik, tidak ada kata menunggu, mahasiswa harus selalu siap menempa diri agar menjadi pribadi unggul, dalam menggapai cita-citanya.”

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Sirajul Munir, M.Pd, menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah di kemas di tingkat lembaga kemahasiswaan harus memiliki Life Skill, Soft Skill, Kewirausahaan, dan Peningkatan Prestasi Nasional Maupun Internasional, dalam arahannya sebagai pemateri.

Perlu kita tekankan kepada seluruh lembaga kemahasiswaan pentingnya Perluasan kerjasama antar lembaga kemahasiswaan, baik dalam mengikuti perlombaan, maupun kita saling berbagi dengan kampus lain, yang penting kita harus mempersiapkan calon pemimpin religious, karena ini adalah arah kebijakan rektor tentang lembaga kemahasiswaan, dengan sistem pembinaan kegiatan mahasiswa berbasis Life skill.

Lebih lanjut Sirajul Munir menekankan mahasiswa memahami visi misi tujuannya IAIN Batusangkar itu sendiri, ini cara mahasiswa untuk berkegiatan misalnya kegiatan ilmiah, diskusi terbuka, audiensi dan sebagainya, dalam mendukung kemampuan setiap mahasiswa, mahasiswa harus memiliki disiplin ilmu, manajemen waktu yang baik, sehingga bisa menjalankan peran sebagai mahasiswa, sosialnya di masyarakat, tanggung jawabnya pada orang tua dan diri sendiri, tutup munir.(ZN/JH)

 

Share:

Youtube

Fanspage